Breaking News:

Pantang Nasehati Anak Perempuan yang Akan dan Saat Menstruasi Sampai Hari Kelima, Ini Alasannya

Pantang nasehati anak perempuan yang akan dan saat Menstruasi sampai hari kelima.

Penulis: Widodo | Editor: Iwan Satriawan
freepik
Ilustrasi wanita sedang menstruasi 

BANGKAPOS.COM -- Kadangkala pada saat hormon wanita melonjak membuat emosi pun tak terkendali.

Termasuk yang terjadi pada anak perempuan yang mulai menginjak remaja kerap kali terjadi menstruasi.

Dr Aisah Dahlan menyarankan kepada ibu-ibu ketika anaknya mengalami hormon melonjak.

Demikian diungkapkan oleh dokter peneliti dr Aisah Dahlan CHt dalam kajiannya di kanal YouTube TV ALIED pada 18 Desember 2021.

"Menjelang menstruasi yang terjadi melonjaknya hormon pada wanita," kata dia.

Dia menyarankan bagi ibu-ibu yang anaknya menstruasi atau haid untuk mencatat siklusnya.

"Paling tidak, hari pertama itu catat atau kasih tahu orang tuanya," sarannya.

Sebab menurut dr Aisah Dahlan siklus pada haid tidak teratur.

Dia menyebutkan pantang menasehati anak yang mau dan saat menstruasi sampai hari kelima.

"Dampaknya akan menjadi pembangkang atau melawan apa yang dikatakan ibu tersebut padanya," bebernya.

Makanya ketika orang tua menegur dan menasehati yang ada bukan nurut tetapi melawan.

Hal itu juga membuat antara ibu dan anak bertengkar akibat orang tua yang kurang memahami situasi dan kondisi anak saat haid.

"Jangankan anak-anak, kita saja yang sudah puluhan tahun menstruasi juga masih mau cubit orang dan mudah emosi," katanya.

Untuk waktu yang pas menasehati anak, lanjut dr Aisah Dahlan adalah pada saat masa subur.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved