Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Begini Pasang Surut Air Laut di Bangka Belitung, DKP Ingatkan Waspada Saat Curah Hujan Tinggi

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksikan bulan Februari 2022 akan mulai kerap terjadi hujan

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: nurhayati
Kondisi hujan di Jalan Abdurrahman Sidik Kota Pangkalpinang, Senin (12/7/2021). (Bangkapos.com/Yuranda) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang memprediksikan bulan Februari 2022 akan mulai kerap terjadi hujan dengan intensitas tertentu.

"Nampaknya potensi hujan sedang hingga lebat sudah mulai tinggi kembali. Namun jika dilihat dari historis data yang terekam di database kami, umumnya tidak melebihi intensitas di bulan November, Desember dan Januari," jelas  Seksi data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pangkalpinang, Kurniaji, Selasa (7/2/2022).

Kondisi hujan ini kemungkinan tidak akan seharian hanya berpotensi masih besar terjadi pada siang hingga sore hari.

Koordinator BOOST Centre sekaligus Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepulaun Bangka Belitung (Babel), Kemal mengingatkan agar masyarakat di pesisir tetap waspada saat hujan dengan intensitas tinggi.

"Paling yang tetap perlu diwaspadai kalau  intensitas hujan tinggi. Untuk Februari 2022 Insya Allah kondisi pasang surut normal," katanya.

Lebih lanjut, dia membeberkan kalau kondisi pada saat ini, air menuju pasang tertinggi sering terjadi pada pagi hari, sedangkan malam surut.

"Kondisi ini masih normal, namun, perlu diwaspadai apabila terjadi hujan terus-terusan tanpa henti (curah hujan tinggi). Pasalnya karena apabila saat pasang tinggi (maksimum),  air hujan yang tumpah melalui sungai tidak bisa menuju ke laut karena tertahan air pasang juga yang masuk ke dalam," ungkap Kemal.

Dia menambahkan dari kondisi itu sehingga, air tertahan dan terangkat ke atas yang bisa menyebabkan terjadinya banjir atau rob dan surutnya lama.

"Cuma memang kondisi sekarang tidak seperti bulan Desember kemarin yang pasangnya sangat tinggi," katanya.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved