Rabu, 8 April 2026

Disperindag Pastikan Stok Minyak Goreng Cukup dan Sesuai HET

Setelah Kementerian Perdagangan resmi menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14 ribu per liter, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi

Penulis: Cepi Marlianto |

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Setelah Kementerian Perdagangan resmi menetapkan kebijakan minyak goreng satu harga Rp14 ribu per liter, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Disperindagkop dan UMKM) Kota Pangkalpinang menjamin pasokan minyak goreng tercukupi.

Hal itu setelah dilakukannya rapat dengan Satuan Tugas (Satgas) Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan seluruh distributor maupun dan ritel modern.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kota Pangkalpinang, Donal Tampubolon menyebut, sampai saat ini stok minyak goreng di Pangkalpinang masih normal dan tersalurkan seperti biasanya. Di mana harga eceran tertinggi (HET) berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET minyak goreng.

Di Pangkalpinang minyak goreng curah dibanderol dengan harga Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan medium Rp13.500 per liter serta minyak goreng kemasan premium Rp14 ribu per liter.

Pemberlakuan satu harga pada minyak goreng baru ditetapkan di ritel-ritel modern atau supermarket yang menjadi anggota APRINDO atau Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia.

Kendati begitu Donal menyebut, stok minyak goreng dipastikan tetap aman untuk beberapa bulan ke depan yang mana saat ini para distributor minyak goreng juga sudah memesan ke produsen. Akan tetapi kembali lagi, tergantung kepada cuaca saat ini mengingat Bangka Belitung merupakan daerah kepulauan.

Dia meyakini bahwa stok ini sangat memadai untuk mengantisipasi kebutuhan sehingga masyarakat diimbau tidak perlu melakukan panic buying atau membeli minyak goreng terlalu berlebih-lebihan.

Di samping itu dia juga meminta APRINDO terus mengawal proses distribusi agar stok merata. Hal ini menurutnya penting, karena beberapa warga yang ditemuinya menyampaikan adanya kelangkaan stok pada beberapa ritel. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved