Breaking News:

Omzet Penjual Tanaman Hias Turun 50 Persen, Peminat Tak Lagi Sebanyak Seperti saat Awal Pandemi

Ketika itu, tanaman hias menjadi hiburan utama masyarakat karena harus beraktivitas di rumah saja.

Penulis: Sela Agustika | Editor: Novita
Bangkapos.com/Sela Agustika
Benedicta Dwi Astuti, pengusaha tanaman hias Taman Asri Valley di Jalan Mangkol Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Usaha tanaman hias sempat menjamur di kalangan masyarakat selama pandemi Covid-19 melanda di awal tahun 2021.

Namun akhir-akhir ini, penjualan tanaman hias mengalami penurunan pembeli.

Hal ini dirasakan oleh Benedicta Dwi Astuti, yang merupakan satu di antara pengusaha tanaman hias Taman Asri Valley di Jalan Mangkol Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah.

Ia mengatakan, penjualan sudah tidak lagi seramai seperti beberapa waktu lalu. Ketika itu, tanaman hias menjadi hiburan utama masyarakat karena harus beraktivitas di rumah saja.

Menurutnya, pergerakan aktivitas yang sudah mulai kembali normal dan lebih banyaknya aktivitas masyarakat di luar rumah, memyebabkan faktor tren tanaman hias menurun.

"Peminat tanaman hias saat ini memang menurun, tidak seperti awal tahun 2021 kemarin yang penjualannya memang tinggi. Pembeli saat ini mereka yang benar-benar hobi. Bukan seperti dulu, masyarakat beli karema ingin mengisi akvitas di rumah karena PPKM yang melanda sehingga memilih merawat tanaman hias," tutur Benedicta kepada Bangkapos.com, Senin (14/2/2022).

Tak hanya peminat, ia menyebut, harga tanaman hias ini pun menurun.

Bahkan, di tengah kondisi saat ini, omzet yang didapat juga turun drastis hingga 50 persen.

"Kalau sekarang, omzet yang didapat ini kisaran Rp20 juta, beda dengan awal pandemi tahun 2021 lalu bisa mencapai ratusan juta. Ya semua juga karena harga tanaman yang turun, mengingat peminat juga ikut turun dan tanaman juga banyak," bebernya.

Dikatakan Benedicta, rata-rata 90 persen peminat tanaman hias miliknya berasal dari luar daerah, yakni Jawa, kalimantan, Sumatera, dan juga masyarakat di Bangka Belitung.

"Untuk peminat tanaman hias milik saya, memang banyaknya dari luar daerah. Untuk penjualan tanaman sendiri tergantung dari apa yang dicari pasar, bisa Aglonema, Cladium, Bunga Vinca dan jenis lainnya," tuturnya.

Adapun harga tanaman hias yang dijual saat ini berkisar antara Rp20 ribu - Rp 10 juta untuk jenis Aglonema, Caladium Rp 20 ribu - Rp 1 Juta, dan Cleopatra Rp 200 ribu - Rp 3 juta. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved