Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ketika ETLE Diterapkan di Pangkalpinang, Pelanggaran Ini yang Bakal Ditilang Polisi

Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga kini masih melakukan sosialisasi sekaligus uji coba penerapan tilang

Penulis: Jhoni Kurniawan | Editor: Fery Laskari
istimewa
Tangkapan kamera tilang di Pangkalpinang saat uji coba ETLE Ditlantas Polda Babel (Ist/Ditlantas Polda Babel) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga kini masih melakukan sosialisasi sekaligus uji coba penerapan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE).

Setelah menggelar uji coba, penerapan penilangan ETLE di empat titik di Pangkalpinang yaitu di Simpang Empat Airitam, Simpang Empat Semabung, Simpang Empat Ramayana dan di Simpang Tiga Transmart/PT Timah Pangkalpinang akan mulai diterapkan.

Kepala Bagian Bin Ops Direktorat Lalu Lintas Polda Kepulauan Bangka Belitung, AKBP Deddy Dwitya Putra menyatakan hingga Februari 2022 ini pihaknya masih melakukan uji coba penerapan ETLE.

Nantinya pada Maret 2022, Launching penerapan ETLE akan dilangsungkan di sejumlah wilayah di Indonesia termasuk di Kota Pangkalpinang.

"Uji Coba ETLE sudah kami sosialisasikan sampai hari ini. Awal Maret 2022 nantinya akan ada launching penerapan ETLE di beberapa wilayah, termasuk juga di Babel ini. Setelah launching itu penindakan sudah mulai kami lakukan," ujar AKBP Deddy Dwitya Putra, Rabu (16/2/2022).

Deddy Dwitya Putra menambahkan pelanggaran yang akan menjadi target penilangan melalui ETLE ini adalah pengendara kendaraan roda empat tak menggunakan sabuk pengaman, menggunakan telepon genggam saat berkendara, menerobos dan tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas hingga over loading (kelebihan muatan) atau over dimensi (kelebihan dimensi).

Sementara itu bagi pengendara kendaraan roda dua akan ditilang jika tak menggunakan helm.

Deddy Dwitya Putra menambahkan apabila ada pengendara yang tertangkap kamera ETLE, maka datanya akan masuk ke database Ditlantas Polda Babel dan akan diproses tilang.

"Nantinya misal ada yang terekam atau tercapture maka akan dicocokan dengan database kami dengan memastikan nomor polisinya dan mengetahui pemiliknya siapa. Setelah itu akan kami print surat bersama dengan pelanggaran ke lokasi atau alamat pemilik kendaraan," ujarnya.

Ia menambahkan, pengiriman surat tilang ke alamat tujuan atau pemilik kendaraan nantinya akan dikirim dengan menggunakan jasa PT Pos Indonesia.

"Di surat yang kami kirimkan itu berisi catatan penilangan dan data-data berserta website dan barcode sehingga pemilik kendaraan yang ditilang dapat melakukan pembayaran sekaligus memastikan kendaraannya atau bukan," tuturnya.

Sementara itu pengendara yang menggunakan nomor polisi di luar wilayah Bangka Belitung (BN -red) proses penilangannya akan dibantu oleh Polda sesuai dengan nomor kendaraan yang tercatat.

Deddy mencontohkan misalnya nomor polisi asal DKI Jakarta yang tercapture, maka pihaknya akan menghubungkan database ke Polda Metro Jaya sehingga nantinya Polda Metro Jaya akan mengirimkan surat tilang ke kediaman pemilik kendaraan. Begitu pula daerah-daerah lainnya.

Untuk itu, Deddy mengimbau kepada seluruh pengendara kendaraan bermotor untuk terus disiplin berlalu lintas dan senantiasa saling mengingatkan sehingga tetap aman di jalan raya. ( Bangkapos.com/Jhoni Kurniawan)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved