Breaking News:

Berita Sungailiat

Gaji PTT dan GTT di Kabupaten Bangka Dipotong Rp100.000 untuk Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad mengatakan para pegawai yang mengikuti kepesertaan BPJS

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA --  Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, Rozali Romkad mengatakan para pegawai yang mengikuti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, baik pegawai tidak tetap (PTT) dan guru tidak tetap (GTT) yang ada di 8 kecamatan di Kabupaten Bangka.

"Untuk PTT dan GTT yang ada di bawah dinas pendidikan kepemudaan dan olahraga di 8 kecamatan ada 1.148 pegawai, hari ini yang ikut sosialisasi sebanyak 503 orang yang ada di Kecamatan Sungailiat, Pemali dan Merawang," kata Rozali kepada Bangkapos.com, Selasa (22/2/2022).

Menurutnya,  untuk pegawai PTT dan GTT yang ada di Kecamatan Belinyu dan Riau Silip sosialisasi akan dilakukan di SMPN 2 Belinyu, setelah itu dilanjutkan sosialisasi ke  Kecamatan Puding Besar, Bakam  dan Mendo Barat.

"Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini para PTT dan GTT tidak bias dan bertanya-tanya mengapa ada pengurangan gaji atau pendapatannya akibat membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan ini," tegas Rozali Romkad.

Baca juga: Dua Mobil Terlibat Kecelakaan Lalu Lintas saat Hindari Motor yang Keluar dari Gang,Begini Kondisinya

Baca juga: Rem Blong, Truk Hantam Ruko, Erik Mengaku Sudah Lima Kali Tempat Usahanya Ditabrak Kendaraan  

Diungkapkannya besar iuran yang harus dibayarkan mengikuti program BPJS ketenagakerjaan ini sebesar Rp100.000 per bulan.

"Sampai hari ini memang para PTT dan GTT ini belum dapat gaji, sehingga nanti saat gaji mereka tahu ke mana uang potongan Rp100.000 itu larinya, apa kewajiban menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan apa saja manfaatnya menjadi peserta," ungkap Rozali Romkad.

Ditambahkannya, Pemkab Bangka pada tahun anggaran 2021 lalu ada penambahan besaran insentif honorer Rp200.000 per bulan, sehingga dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini ada potongan iuran Rp100.000 dan sisanya Rp100.000 lagi masuk ke rekening gaji pegawai masing-masing.

"Jadi meskipun masuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan itu tidak menganggu gaji yang lama, karena sudah ada penambahan besaran honorer Rp200.000 per bulan," tegas Rozali.

Baca juga: 4.000 Pegawai Non ASN Pemkab Bangka Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, 2 Ahli Waris Terima Santunan

Baca juga: Pengeroyokan di Pantai Pukan Tewaskan Korban, Terbukti ikut Memukul, RP Divonis 6 Bulan Penjara

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pangkalpinang, Agus Theodorus Marpaung mengatakan untuk jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dari pegawai non ASN di lingkungan Pemkab Bangka saat ini mencapai 4.000 lebih orang.

"Kalau secara keseluruhan jumlah pegawai baik swasta dan non ASN yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ada 112.000 lebih pekerja," kata Agus.

Rincian Iuran BPJS Ketenagakerjaan Pegawai Non ASN Pemkab Bangka:

Besaran upah Rp1.602.564
1. Jaminan Kecelakaan Kerja (0,24 %) Rp3,846.15
2. Jaminan Kematian (0,30%) Rp4,807.69
3. Jaminan Hari Tua (5,70%) Rp91,346.15

Total iuran Rp100.000

(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved