Istri Selalu Menolak Diajak Berhubungan Badan, Bolehkah Suami Minta Cerai, Begini Kata Buya Yahya

Istri selalu menolak diajak berhubungan badan, bolehkan suami minta cerai? Buya Yahya memberikan penjelasan.

Penulis: Widodo | Editor: Evan Saputra
YouTube Al-Bahjah TV
Buya Yahya jawab istri selalu menolak diajak hubugan badan apakah suami boleh minta cerai 

BANGKAPOS.COM -- Pasangan suami istri memang dianjurkan memberikan terbaik pada pasangannya itu. 

Termasuk dalam hal berhubungan badan menjadi hal yang sangat penting. 

Namun, karena berbagai alasan membuat istri selalu menolak diajak berhubungan badan.

Apakah boleh suami mencerainya?

Buya Yahya mendapatkan pertanyaan dari seorang jamaah terkait boleh tidaknya suami minta cerai, jika istri selalu menolah berhubungan badan.

Hal itu dia beberkan dalam kanal Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah 10 September 2020 lalu.

Buya Yahya sebelumnya memberikan nasehat untuk para suami diluar sana untuk mengetahui terlebih dahulu apakah istri mereka ada halangan atau tidak, barulah bisa minta kebutuhan batin kepada istri.

"Sebagai seorang suami, pertama harus dilihat apakah istri anda punya udur (halangan) atau tidak, misalnya dalam keadaan haid tidak bis amelayani Anda, atau mungkin dalam keadaan sakit, maka seorang suami dalam hal ini tidak boleh memaksa, hukumnya 'Haram'," jelas Buya Yahya.

"Tapi kalau sudah terbukti istri bukan dalam keadaan haid dan juga tidak ada udur yang lain bukan sakit, maka istri itu telah melakukan dosa besar, dia tidak mau patuh dengan suami, maka tidak wajib diberi nafkah dalam hal ini.

Jadi pertama suami dulu harus dilihat, kadang suami itu suka egois," imbuh Buya Yahya.

Buya Yahya juga memberikan saran jikalau suami ingin meminta keutuhan batin tetapi istri sedang berhalangan adalah dengan melakukan hal lain yang bisa dilakukan.

Baca juga: Aksi Aura Kasih Pakai Outfit Sepaha Pegang Mic, Tiba-Tiba Banyak yang Kangen

Baca juga: PSK Ini Kaget Saat Tahu Orang yang Memesannya Cristiano Ronaldo, Terungkap Segini Tarifnya

Baca juga: Lihat Aura Kasih Pakai Outfit Ketat, Memancing Komentar Netizen yang Langsung Riuh

"Kemudian biarpun seandainya istri mungkin karena haid atau sakit, misalnya, kemudian tidak bisa melayani suami dengan sebagaimana semestinya.

Tapi disaat ia bisa menyenangkan suami, mohon maaf, dengan apa yang bisa dilakukan, mencumbu dan seterusnya, sampai suami puas, yang penting tidak dimasukkan ke wilayah tersebut karena itu haid, haram," ungkap Buya Yahya.

Buya Yahya juga mengingatkan tentang hukum dari seorang suami yang mengeluarkan air maninya sendiri degan tangan.

"Mohon maaf karena ini adalah majelis mulia dan terkadang wanita tidak berfikir kesana, kalau seorang laki-laki mengeluarkan air mani dengan tangannya sendiri maka hukumnya adalah 'Haram', tapi kalau dari tangannya seorang istri maka tidak," ujar Buya Yahya.

"Maka istri harus cerdas dalam hal ini jangan kalau sudah datang bulan lalu menjadikan semuanya libur, sementara suaminya mungkin sangat soleh.

Sehingga disaat ia melihat sesuatu yang Haram di luar kemudian pingin menuntaskan di rumah, tetapi istrinya tidak mau tahu, dalam kondisi haid-pun harus diselesaikan soal yang begitu, apalagi dalam keadaan suci," imbuhnya.

Buya Yahya juga memberikan sebuah hadist yang bisa menjadi pengingat bagi suami maupun istri.

"Kalau ada seorang istri diajak suaminya ke atas ranjang dalam keadaan tanpa halangan, kemudian ogah-ogahan, lalu sang suami maksa dan marah, maka dikutuk oleh malaikat semalam suntuk," ungkap Buya Yahya mulai menjelaskan hadist tersebut.

"Kenapa ada hadist semacam ini? Nabi pernah mengingatkan: Tidak seorang perempuan ketika diajak oleh suami ke atas ranjangnya, kemudian wanita tersebut ogah-ogahan, kemudian semalam itu sang suami menginap dalam keadaan marah, maka malaikat akan mengutuk sampai pagi," tambahnya.

"Cuma kalau kita amati dari hadist ini, mohon maaf untuk kaum wanita semuanya, ini adalah banyak kaum laki-laki yang sering mengadu seperti penanya ini."

"Seorang istri kalau sudah suaminya menginginkan itu ada aja alasannya, gak segera, sehingga sampai suami akhirnya muncul rasa gelisah, apalagi jika sampai sebulan seklaipun tidak, innalillah.

Anda ini wanita kalau punya udur sampai ke suami Anda biar dia memaklumi, kalau tidak mau dibicarakan ya wajar kalau marah, ini adalah nasehat untuk wanita juga pria, suami istri."

Tentang apakah boleh suami menceriakan istri ketika selalu menolak memberikan kebutuhan batin, Buya Yahya dengan tegas menolak adanya perceraian.

"Lalu apakah boleh bercerai jika dikondisi seperti itu? tentunya opsi pertama Anda tidak harus bercerai, karena mungkin dia memang tidak bisa melayani Anda, tapi dia masih memerlukan nafkah dari Anda," ungkap Buya Yahya.

"Jadi Anda bicara baik-baik saja, karena dengan bicara baik-baik tanpa harus cerai, tapi Anda terpenuhi kan ada jalan dalam agama Islam, misalkan, mengambil wanita lain untuk dinikahi.

"Sebab menceraikan ini bukanlah hal yang baik, karena mungkin saja dia menerima itu semua karena di amungkin tidak bisa melayani Anda.

"Jadi jangan langsung dicerai, karena mungkin ada anak di bawahnya. Bicarakan baik-baik, cuman harus diakal."

"Kalau dia tidak bisa diajak bicara baik-baik, Anda punya kebutuhan pribadi, karena ke khalal-an, ini masalahnya, kalau tidak dengan penyalurna yang benar akan masuk wilayah Haram"

"Intinya jangan berbuat dzolim kepada istri juga, yakni memaksa disaat mereka sedang ada halangan atau tiba-tiba menceraikan dengan alasan yang tidak jelas, jadi diskusikan dulu."

"Banyak wanita di saat suaminya sudah mulai tidak senang dan tidak cinta, akhirnya mulai berubah, atau ketika suaminya mulai melakukan ke haraman dengan wanita lain, baru sadar, jadi ini adalah keterlambatan."

"Jadi jangan gampang menceraikan, karena menikah itu tidak mudah, kalau memang nanti ternyata Anda dna dia tidak mampu untuk diajak diskusi baik-baik, tidka ada perubahan, maka Anda boleh mencari halal yang lain, tetapi kalau mencerai jangan dulu."

"Jangan gampang mencerai, karena mungkin dia masih membutuhkan nafkah dari Anda, perlindungan status dari Anda, dan seterusnya," tutup Buya Yahya.

Itulah penjelasan Buya Yahya terkait boleh tidaknya seorang suami meminta cerai kepada istri yang selalumenolak berhubungan badan.

Simak video selengkapnya di sini

(Bangkapos.com/Widodo)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved