Breaking News:

Hujan Es Seukuran Bola Pingpong Mengguyur Kota Surabaya, Begini Penjelasannya

Hujan es adalah suatu fenomena biasa, namun di Indonesia sendiri hujan es sangat jarang terjadi. Sebenarnya bagaimana hujan es bisa terjadi?

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Teddy Malaka
Youtube Kompastv
Fenomena hujan es yang terjadi di Surabaya Senin (21/02) 

BANGKAPOS.COM - Senin (21/02), hujan mengguyur kota Surabaya, Jawa Timur.

Bukan hujan biasa, melainkan hujan es dengan ukuran yang tak biasa.

Momen langka tersebut banyak diabadikan oleh warga Surabaya hingga video hujan es tersebut sontak menjadi viral di dunia maya.

Dalam video yang beredar, terlihat butiran es batu dengan ukuran sebesar bola pingpong berhamburan di halaman rumah warga hingga di jalan raya.

Fenomena hujan es di Surabaya
Fenomena hujan es di Surabaya (Youtube Kompastv)

Menurut Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG, Miming Saepudin, hujan es merupakan fenomena yang biasa.

Hanya saja fenomena ini memang jarang terjadi, khususnya di Indonesia.

Hujan es sejatinya berbeda dengan salju, karena salju hanya dapat turun pada wilayah lintang lebih dari 23,5 derajat.

Sedangkan Indonesia, terletak di 9 hingga 11 derajat lintang utara.

Lantas bagaimana sih sebenarnya proses terjadinya hujan es?

Hujan es sebenarnya disebabkan oleh adanya awan cumulonimbus.

Namun memang tak semua awan cumulonimbus dapat mengeluarkan hujan es.

Hujan es hanya terjadi jika pembentukan pertumbuhan awan cumulonimbus melebihi titik beku air.

Selain awan cumulonimbus, hujan es juga dapat terjadi jika suatu wilayah memiliki kelembaban tinggi, masa udara yang tidak stabil dan juga suhu permukaan bumi yang mendukung.

Tak hanya itu, hujan es juga dapat terjadi akibat perubahan suhu udara yang terjadi di troposfer atau lapisan atmosfer terendah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved