Breaking News:

Hujan Es Seukuran Bola Pingpong Mengguyur Kota Surabaya, Begini Penjelasannya

Hujan es adalah suatu fenomena biasa, namun di Indonesia sendiri hujan es sangat jarang terjadi. Sebenarnya bagaimana hujan es bisa terjadi?

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Teddy Malaka
Youtube Kompastv
Fenomena hujan es yang terjadi di Surabaya Senin (21/02) 

Sebenarnya, terdapat tanda-tanda sebelum terjadinya hujan es lho.

Menurut BMKG, satu hari sebelum terjadinya hujan es, udara pada malam hari hingga pagi akan terasa sangat panas dan gerah.

Kelembaban udara juga cenderung meningkat lebih dari 60 persen.

Selanjutnya, mulai pukul 10.00 pagi akan terlihat kemunculan awan cumulonimbus.

Awan ini kemudian akan cepat berubah warna menjadi lebih gelap, sehingga terbentuk lah awan cumulonimbus.

Selain itu, terdapat indikasi lain sebelum terjadinya hujan es.

Pepohonan di sekitar akan bergoyang dengan cepat akibat angin disertai dengan udara yang dingin.

Jika suhu dipermukaan bumi cukup rendah, maka kristal es akan mencapai bumi dalam bentuk es.

Sedangkan jika suhu dipermukaan bumi cukup panas, maka kristal es akan sampai di permukaan bumi dalam bentuk hujan.

Hujan es ternyata juga dapat menimbulkan beberapa dampak.

Hujan es yang turun disertai dengan angin yang kencang dapat menyebabkan dinding rumah dan atap rumah menjadi rusak.

Tak hanya itu, kaca mobil pun dapat pecah akibat hujan es yang berukuran besar.

Yang paling parah, hujan es dapat menyebabkan cidera serius jika kita nekat untuk keluar rumah saat terjadinya hujan.

Namun tak perlu khawatir, kita juga dapat melakukan antisipasi saat hujan es turun bahkan sebelum hujan es terjadi.

Yang pertama yakni menyediakan perangkat survival bencana dan mencari informasi akurat ketika terjadi hujan deras yang disertai petir.

Kita juga dianjurkan untuk tetap berada di rumah dan menutup semua tirai jendela, guna menghindari kaca jendela pecah.

Jadi, harus selalu waspada ya jika terjadi hujan apalagi hujan es.

(Bangkapos.com / Fitri Wahyuni)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved