Breaking News:

Kepala BPKP Babel Antarkan Laporan, Gubernur Erzaldi Ajak Diskusi Soal Industrialisasi Timah

Gubernur Erzaldi mengajak Kepala BPKP Babel untuk berdiskusi soal industrialiasi timah yang disebut oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Novita
Diskominfo Babel
Kepala BPKP Babel yang baru, Faeshol Cahyo Nugroho, bersilaturahmi sekaligus mengantarkan laporan pengawasan yang dilakukan pada tahun 2021 kepada Gubernur Babel Erzaldi Rosman di ruang kerja gubernur, Kamis (24/2/2022). 

BANGKA - Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang baru, Faeshol Cahyo Nugroho, bersilaturahmi sekaligus mengantarkan laporan pengawasan yang dilakukan pada tahun 2021 kepada Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, di ruang kerja gubernur, Kamis (24/2/2022).

Sesuai dengan tugas utamanya, BPKP yang merupakan aparat intern pemerintah, menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pengawasan keuangan negara/daerah dan nasional, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

"Dalam penyampaian laporan ini, kami menyampaikan berbagai hal yang kami temukan selama 2021. Baik itu terkait dengan program aktivitas dari pemerintah pusat yang ada di Babel, program pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, hingga ke lingkup koorporasi, BUMN, dan BUMD di Babel," jelas Faeshol.

Di kesempatan kali ini, Gubernur Erzaldi mengajak Kepala BPKP Babel untuk berdiskusi soal industrialiasi timah yang disebut oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu yang lalu. Hal  ini menjadi fokus yang menarik perhatian gubernur untuk mempersiapkannya.

"Statement Presiden mengenai timah yang harus diolah sendiri di daerah asal di tahun 2024, otomatis berkaitan dengan tantangan daerah kepulauan, yaitu perlunya penambahan pelabuhan. Karena kalau tidak ada pelabuhan, ya tidak bisa bersaing," kata orang nomor satu di Babel tersebut.

Maka dari itu, Gubernur Erzaldi meminta dukungan langsung Kepala Perwakilan BPKP Faeshol untuk terus mengawal dan mengoptimalkan apa yang sudah direncanakan ini, dengan menambah panjang dermaga dan pendalaman alur pelabuhan. Disebutkan pula bahwa gubernur juga telah membicarakan dan meminta izin mengenai hal ini kepada menteri perhubungan.

Terakhir, Gubernur Erzaldi juga meminta pada Kepala BPKP Babel untuk membuat list untuknya mengenai apa saja yang perlu diperhatikan, sehingga dapat mempermudah merealisasikan dan mencapainya.

"Tolong di-list Pak, apa saja yang perlu menjadi perhatian, sehingga saya jadi tahu. Dan biasanya saya ada target untuk mencapai itu kemudian merealisasikannya," ujar Gubernur Erzaldi. (*)

Penulis: Intan Pitaloka

Foto: Saktio

Editor:Imelda

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved