Breaking News:

Melati Erzaldi Sebut Kader Dasawisma adalah Pahlawan Data  

Ucapan syukur pun terungkap darinya atas kehadiran 46 orang kader dasawisma hari ini, karena bahkan ada yang hadir jauh-jauh dari Selat Nasik.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Novita
Diskominfo Babel
Acara sosialisasi dasawisma dan pengenalan Si DUMA Babel Tahun 2022" di Kantor Camat Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Kamis (24/2/2022). 

BELITUNG -  Ketika sebuah desa mendapatkan program pemberdayaan dari pemerintah, seperti program mencerdaskan desa, menghentikan buta huruf dan sebagainya, kemudian desa ini menjadi maju, secara tidak langsung ini menjadi amal jariah bagi Kader dasawisma.

Melati Erzaldi menyebut mereka sebagai Pahlawan Data. Sebagai Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), apresiasi ini disampaikannya berulang kali, karena menurutnya tidak semua orang bersedia melakukan pekerjaan yang dilakukan para kader dasawisma.

"Bagi saya, mereka adalah pahlawan yang rela datang ke rumah-rumah untuk mendata. Menginput data yang akhirnya data ini menjadi dasar program pembangunan daerah oleh pemerintah. Berbahagialah menjadi seorang kader, karena bisa dibilang kalian adalah ujung tombak data," kata istri Gubernur Babel memberi motivasi dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi "Sosialisasi Dasawisma dan Pengenalan Si DUMA Babel Tahun 2022" yang dilaksanakan di Kantor Camat Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Kamis (24/2/2022).

Sosialisasi Si DUMA (Sistem Informasi Terpadu dan Dasawisma) dan Dasawisma ini sudah dilaksanakan sejak 2018. Ini disosialisasikan terus-menerus, karena peserta pada setiap tahunnya adalah orang yang berbeda dan jumlah kader se-Babel sangat luar biasa banyak.

Bertemakan "Melalui Sosialisasi Dasawisma Kita Tingkatkan Kualitas Kader Dalam Mewujudkan Administrasi yang Tertib dan Akuntabel", kegiatan seperti ini perlu dilakukan untuk mewujudkan dasawisma yang baik guna mendukung program pemerintah.

Sekretaris Penggerak PKK Babel, Ety, dalam laporan pelaksanaan sosialisasi juga mengatakan, tujuannya tentu untuk meningkatkan kapasitas para kader dasawisma dalam melakukan pendataan dan memperlancar pelaksanaan program Si DUMA di tingkat kabupaten/kota.

Tampak hadir pula Ketua TP PKK Kabupaten Belitung, Asmara Sahani Saleh, dalam pembukaan sosialisasi ini bersama Camat Tanjungpandan selaku Ketua Pembina PKK Kecamatan Tanjung Pandan.

Pada kesempatan ini, Melati Erzaldi mengingatkan bahwa menjadi kader dasawisma tentu bukan tentang berapa materi yang diterima. Akan tetapi tentang sesuatu yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas, baik hal kecil, terlebih hal besar, akan mendapat pahala. Kepada para sahabatnya, (Melati Erzaldi menyebut kader dasawisma), jika alasan menjadi kader hanya untuk mendapat materi, itu tidak mungkin.

"Saya tahu bagaimana capeknya dari satu rumah ke rumah lain. Tetapi karena ingin berkontribusi melakukan sesuatu untuk orang lain, dilakukan dengan ikhlas untuk memudahkan pekerjaan orang lain, Insyaallah akan memudahkan urusan kita juga, membukan pintu-pintu rezeki kita," jelasnya.

Sempat berinteraksi dengan para peserta yang merupakan kader dasawisma di Kabupaten Belitung, salah satunya yang telah bergabung sejak tahun 2018, Melati Erzaldi hanya mengatakan satu hal.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved