Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Nama Kadindik Bateng Dipakai Oknum untuk Minta Uang, Iskandar Imbau Kepala Sekolah Waspada

Iskandar mengaku, sudah beberapa hari ini peristiwa kurang pantas yang memakai namanya tersebut terjadi dan menyasar teman-teman dekatnya.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Novita
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Iskandar. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Iskandar, menjadi korban penipuan oknum tidak bertanggungjawab yang mengatasnamakan dirinya di sosial media.

Iskandar mengaku, sudah beberapa hari ini peristiwa kurang pantas yang memakai namanya tersebut terjadi dan menyasar teman-teman dekatnya.

"Jadi modus oknum ini adalah meminta uang sebesar Rp2 juta untuk berbagai keperluan dan alasan," kata Iskandar saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Jumat (25/2/2022).

Dia menyebut, sebagian besar sasaran dari oknum tersebut adalah para kepala sekolah, baik SD maupun SMP yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Tengah.

Oleh karena itu, dirinya megimbau kepala sekolah tidak memberikan uang dengan alasan apapun kepada oknum yang menggunakan foto dirinya sebagai profil WhatsApp.

"Oknum ini menggunakan foto saya di profil WhatsApp (WA) dengan nomor 081318884857. Padahal nomor saya tetap yang lama dan tidak ganti," ujarnya.

Iskandar juga telah menyampaikan secara lisan maupun tulisan kepada para kepala sekolah di Bateng, agar tidak memberikan uang ataupun barang lainnya kepada siapapun yang mengatasnamakan dirinya atau pejabat lain di Bateng.

"Imbauan itu sudah kita sampaikan secara lisan dan tertulis ke grup-grup WA dan aplikasi media sosial lainnya," ucapnyia.

Meski demikian, dirinya sangat bersyukur karena sampai sekarang tidak ada kepala sekolah ataupun kerabatnya yang menjadi korban penipuan orang tak bertanggungjawab itu.

"Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada menjadi korban pelaku penipuan ini. Karena para kepsek langsung konfirmasi ke saya langsung," kata Iskandar.

Parahnya, nomor WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya tersebut kini telah berganti foto profil menggunakan foto Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bangka Belitung, Ervawi.

"Tadi waktu kita cek, awalnya pakai foto saya, sekarang sudah diganti pakai foto Pak Ervawi. Mungkin dia (penipu, red) mau cari mangsa lain karena di Bangka Tengah enggak ada yang percaya," tuturnya.

Iskandar berharap, jika memang ada pihak-pihak yang merasa dirugikan atas kejadian ini diimbau agar segera melapor kepada pihak yang berwajib.

Bahkan dirinya juga akan melaporkan hal tersebut karena dinilai melanggar hukum setelah menggunakan namanya untuk modus penipuan.

"Kalau nantinya ada yang tertipu, langsung saja laporkan secara resmi ke polisi. Semoga pelakunya tertangkap, karena ini sangat meresahkan guru dan kepala sekolah serta dunia pendidikan di Bangka Belitung," ucapnya. (Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved