Breaking News:

Perang Rusia dengan Ukraina

Pertarungan Sengit Rusia dan Ukraina di Kyiv, Presiden Ukraina Takut Jadi Target Nomor 1

Pertarungan Sengit Rusia dan Ukraina di Kyief, Presiden Ukraina Takut Jadi Target Nomor 1

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
ASEAN World 24
Kondisi Ukraina saat dibombardiri Rusia (kiri dan atas). Truk Artileri Rusia Siap Siaga Melepas Rudal 

BANGKAPOS.COM -- Pertempuran sengit terjadi di Kyiv setelah pasukan khusus 'menyerang ibukota'. Presiden Ukraina mengkonfirmasi konflik sejauh ini telah menewaskan 137 orang dan ada 'kelompok sabotase musuh' berkeliaran di jalan-jalan ibukota

Pertempuran sengit sedang berlangsung di jalan-jalan Kyiv setelah pasukan khusus Rusia menembus kota.

Pasukan pasukan Putin berada di pinggiran ibukota namun tembakan juga terdengar di dekat gedung parlemen kota.

Penduduk Kyiv telah didesak untuk membuat bom bensin dan mengangkat senjata melawan pasukan Putin.

Pasukan Rusia menuju Kyiv kemarin merebut Chernobyl, lokasi bencana nuklir terburuk di dunia. Hari ini dilaporkan ada tingkat radiasi yang meningkat di daerah tersebut.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan dalam pidato video bahwa kota Kyiv telah dimasuki oleh pasukan Rusia.

Baca juga: Diterjunkan ke Ukraina, Inilah si Monster Tua Tu-95 yang Ditakuti Amerika Serikat dan Sekutunya

Baca juga: Persipura Jayapura Terancam Sanksi Berat, Denda Rp 1 Miliar dan Pengurangan 9 Poin

Baca juga: Disengat Stinger, Dua Heli Serang Kamov Ka-52 Rusia Dikabarkan Jatuh di Ukraina, Ini Kesangarannya

Dia berkata: "Kami memiliki informasi bahwa kelompok sabotase musuh telah memasuki Kyiv.

"Oleh karena itu, saya mendesak warga Kyiv untuk berhati-hati dan mengikuti aturan jam malam."

Kepala reporter cermin Andy Lines dan fotografer Andy Stenning tinggal di lapangan di Kyiv.

Presiden Ukraina mengklaim dia telah ditandai sebagai "target nomor satu" oleh pasukan Rusia dalam misi untuk 'menculik' dia dan menguasai ibu kota.

Ledakan melanda kota tadi malam saat hari kedua invasi Rusia melihat rudal diluncurkan di Kyiv.

Dalam sebuah pernyataan video yang dirilis sebelum fajar, Volodymyr Zelensky mengenakan kaus militer saat dia mengatakan bahwa nyawa keluarganya terancam oleh "kelompok sabotase" Rusia yang telah pindah ke kota tadi malam.

Tank Rusia sudah melintasi perbatasan kemarin pagi dan pasukan Putin berada dalam pertempuran sengit di pinggiran ibukota, menurut media lokal.

Klik di sini untuk mengikuti blog langsung kami dengan pembaruan terbaru

Dia berkata: “Menurut informasi kami, musuh menandai saya sebagai target nomor satu, keluarga saya sebagai target nomor dua.

“Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara. Kami memiliki informasi bahwa kelompok sabotase musuh telah memasuki Kyiv.”

Zelensky bersembunyi tetapi mengklaim dia masih di Kyiv tadi malam karena dia menolak melarikan diri dari ibukotanya. (*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved