Breaking News:

Berita Sungailiat

Yayasan IKPAH Bangka Wisuda Santri, Cetak Generasi Rabbani Berjiwa Qur'ani

Yayasan Ikatan Penyuluh Agama Honorer (IKPAH) Kabupaten Bangka melaksanakan wisuda santri TKQ dan TPQ Angkatan XXII di Ballroom Aurora Hotel Tanjung

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Edwardi
Yayasan Ikatan Penyuluh Agama Honorer (IKPAH) Kabupaten Bangka melaksanakan wisuda santri TKQ dan TPQ Angkatan XXII di Ballroom Aurora Hotel Tanjung Pesona Sungailiat, Minggu (27/02/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- 

Tema kegiatan Mencetak Generasi Rabbani Berjiwa Qur'ani. 

Peserta wisuda dari santri TKQ sebanyak 139 orang, sedangkan santri TPQ sekitar 190 orang.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Bangka diwakili Staf Ahli Bupati Zulkarnain Idrus, Ketua DPRD Kabupaten Bangka Iskandar, anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Akhsan Visyawan, perwakilan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bangka, perwakilan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangka dan tamu undangan lainnya.

Selain kegiatan wisuda santri, dilakukan perayaan ulang tahun Yayasan IKPAH ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng.

Ketua Panitia Wisuda yang juga Ketua Yayasan IKPAH Kabupaten Bangka, Riski Amelia mengatakan kegiatan wisuda santri tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena jarak antara wisuda santri dengan munaqosah lebih dekat, hanya sekitar dua minggu.

“Berbeda dari tahun sebelumnya, karena ada beberapa kegiatan dan juga mengingat santri yang PTQ akan melanjutkan ke pesantren, jadi waktu dari selesai munaqosah dan wisuda hanya sekitar dua minggu,” kata Riski.

Diungkapkannya, kegiatan wisuda santri binaan IKPAH Bangka ini merupakan agenda tahunan yang terus dilaksanakan hingga tahun 2022 ini sudah sampai ke Angkatan XXII.

Alhamdulillah hari ini bertepatan juga dengan miladnya Yayasan IKPAH Bangka yang berdiri tahun 2013, hampir sudah 9 tahunan yayasan ini bergerak di bidang keagamaan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.

Dilanjutkannya, khusus munaqosah tahun ini, pihaknya memberikan ketentuan kelulusan kepada santri TPQ, yang bacaan Al Qur'an kurang baik dan benar, maka belum bisa diluluskan, sehingga mereka belum bisa ikut dalam kegiatan wisuda ini.

"Kita berprinsip belajar Al Qur'an tidak bisa main-main, untuk apa ikut wisuda kalau hanya sekedar mengejar ijazah, sebagai syarat untuk masuk SMP, tapi bacaan Al Qur'an nya berantakan,” kata Riski.

Diungkapkannya, jadi untuk tahun ini telah memulai dengan ketentuan kegiatan munaqosah, khusus PTQ, penilaian baca Al Qur'an itu diambil sebesar 70 persen dan 30 persen lagi dari hapalan.

“Anak-anak TKQ ini akan melanjutkan ke jenjang Sekolah Dasar (SD) dan mereka akan melanjutkan ke jenjang TPQ. Jumlah TKQ yang ikut wisuda sebanyak 139 orang, sedangkan TPQ yang pada awalnya mendaftar sebanyak 218 orang, hanya lulus sekitar 190-an orang, dan sebanyak 14 orang tidak lulus dari 8 TPQ,  karena memang bacaan Al Qur'an nya memang masih belum benar-benar baik,” ungkap Riski.

Staf Ahli Bupati Bangka Bidang Perekonomian, Zulkarnain Idrus menyampaikan  apresiasi kepada Yayasan IKPAH yang telah membumikan Al Qur'an di Kabupaten Bangka.

"Di mana baik yang tuna netra maupun anak-anak santri lainnya, selalu menjadi perhatian khusus oleh ustadz-ustadzah yang menggeluti bidang Al Qur'an ini,” kata Zulkarnain.

Ditambahkannya Pemkab Bangka akan terus berupaya memberi yang terbaik kepada para pegiat Al Qur'an.

“Dengan memuliakan para pegiat Al Qur'an mudah-mudahan kita pun a dimuliakan oleh Allah SWT,” kata Riski.

( Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved