Breaking News:

Video

Air Kolam Keruh, Ratusan Ikan Mati di Balai Benih Ikan Bangka Tengah

Kondisi Balai Benih Ikan (BBI) Bangka Tengah tampak tak seperti biasanya. Sejumlah air kolam tampak keruh dan berlumpur.

Penulis: Arya Bima Mahendra | Editor: Tedja Pramana

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kondisi Balai Benih Ikan (BBI) Bangka Tengah tampak tak seperti biasanya. Sejumlah air keruh dan berlumpur.

Kolam-kolam yang dulunya bening dan berisi berbagai macam jenis ikan, kini tampak berwarna putih kekuningan layaknya air susu akibat lumpur yang terbawa bersama aliran sungai.

Sebanyak 47 kolam budidaya benih ikan tersebut kini telah tercemar dan membuat ratusan induk ikan menjadi mati.

Salah satu teknisi di UPT BBI Dinas Kelautan dan Perikanan Bangka Tengah, Wanda mengatakan, lebih dari 100 ikan telah mati akibat tercemarnya satu-satunya sumber air untuk kolam budidaya benih ikan tersebut.

Diakuinya, hal ini terjadi sejak 2 bulan lalu, tepatnya dari bulan Desember lalu yang membuat sejumlah kolam dipenuhi lumpur hampir setinggi satu meter.

Wanda mengatakan, pada kondisi normal, kolam budidaya ikan di BBI Bangka Tengah terbilang cukup bening dan sering dikunjungi oleh tamu, baik itu pelajar ataupun para pembeli yang memang sedang mencari bibit ikan.

Saat ini, ada kurang lebih 5 jenis ikan yang ada di BBI Bangka Tengah yaitu, Nila, Bawal, Patin, Lele dan Baung.

Sementara itu, Kepala UPT BBI Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Hermanto menyebutkan, kondisi seperti ini sudah terjadi belasan tahun.

Meski demikian, Ia mengklaim bahwa keruhnya air kolam tersebut paling parah terjadi pada tahun ini.

Selain itu, dirinya menyebutkan bahwa pihaknya juga melakukan sistem buka tutup sumber air dari aliran sungai, sehingga ketika airnya cukup benung, maka akan dialirkan ke kolam.

Menurutnya, kondisi keruhnya air tambak tersebut membuat pekerjaan petugas pemeliharaan di BBI Bangka Tengah menjadi bertambah.

Pasalnya, pihaknya harus menyedot Lumpur yang sudah terlanjur masuk di kolam untuk dibuang ke kolam output (pembuangan).

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved