Minggu, 24 Mei 2026

Ramadan 2022

Keutamaan Ramadan, Perbanyak Amalan Ini Agar Dosa Diampuni

Satu di antara keutamaan menjalankan ibadah wajib dan amalan sunnah di bulan Ramadhan adalah menghapus dosa.

Tayang:
Editor: fitriadi
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Jemaah Masjid At-Taqwa Semabung Baru Kota Pangkalpinang menggelar sahalat tarawih pertama Ramadhan 2021, Senin (12/4/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM - Ramadan 2022 tinggal satu bulan lagi.

Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadan 1443 Hijiriah jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menentukan awal Ramadan melalui sidang isbat yang akan digelar jelang bulan puasa nanti.

Di kalangan umat Islam yang beriman, kedatangan bulan suci ini sangat ditunggu-tunggu.

Ramadan merupakan bulan pernuh rahmat, maghfiroh dan ampunan.

Bulan Ramadan terbagi dalam 3 fase yaitu 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.

Satu di antara keutamaan menjalankan ibadah wajib dan amalan sunnah di bulan Ramadan adalah menghapus dosa.

Baca juga: Keputusan Muhammadiyah Awal Puasa Ramadhan Jatuh Pada 2 April 2022, Idul Fitri 1 Syawal 2 Mei 2022

Buya Yahya memaparkan amalan yang bisa dilakukan agar dosa-dosa kita diampuni.

Apa saja amalan yang dimaksud? 

1. Shalat Wajib

"Antara salat yang lima waktu, antara Jumat yang satu dan Jumat berikutnya, antara Ramadhan yang satu dan Ramadhan berikutnya, di antara amalan-amalan tersebut akan diampuni dosa-dosa selama seseorang menjauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim no. 233).

Shalat wajib ialah kewajiban, jika dilakukan mendapat pahala, jika ditinggalkan berdosa.

Agar dosa-dosa diampuni hendaknya melakukan shalat sesuai adab, yakni tepat waktu tidak menunda nunda, melakukan dengan rukun dan syarat yang lengkap, berdzikir dan doa setelahnya.

Serta bagi lelaki wajib untuk melakukan shalat wajib dan shalat Jumat dengan segala adabnya sehingga memiliki kebaikan dalam kedudukan shalat dalam Islam.

2. Puasa Lahir Batin

“Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya di masa lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760).

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus saja, agar dosa bisa diampuni kita harus melakukan puasa lahir batin.

Dari lahir yakni tidak makan minum dan semuanya yang berhubungan dengan fisik, dari batin harus menjauhi perbuatan maksiat, prasangka buruk, perbuatan yang merugikan orang lain.

3. Sedekah

“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan kedermawaan beliau akan bertambah pada bulan Ramadhan ketika bertemu dengan Jibril. dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dermawan dari hembusan angin (yakni sangat mudah mengeluarkan sedekah).” (HR. Bukhari).

Baca juga: Kumpulan Doa Menyambut Bulan Ramadhan Termasuk Doa Melihat Hilal, Lengkap Maknanya

Amalan penghapus dosa di bulan Ramadhan ialah melakukan sedekah. Sedekah dapat dilakukan kepada orang yang terdekat dahulu, seperti anggota keluarga yang kurang mampu dan tetangga.

4. Membaca Alquran

Bulan Ramadhan adalah bulan Al-Quran. Pada bulan ini juga Al-Quran diturunkan.

Allah Ta’ala berfirman:

“Bulan Ramadhan, bulan yang diturunkan di dalamnya Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)” (QS. Al Baqarah : 185).

Setiap huruf yang dibaca di dalam Alquran ialah pahala, terlebih jika dilakukan dengan penuh penghayatan dan berusaha memahami maknanya, maka baginya ialah pahala dan dapat menjadi salah satu ampunan. Allah berikan pahala yang berlipat.

5. Shalat Malam

"Barangsiapa melaksanakan salat pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 1901).

Salat malam juga dapat sebagai upaya untuk lebih khusyu’ dalam beribadah dan memohon kepada Allah, mulai biasakan agar mendapat kasih sayang Allah kepada hambaNya dan ampunan dari Allah.

6. Zakat

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang berpuasa dari kata-kata yang sia-sia dan kata-kata keji, dan juga untuk memberi makan pada orang miskin. Barangsiapa yang menunaikannya sebelum shalat maka zakatnya diterima dan barangsiapa yang menunaikannya setelah shalat maka itu hanya dianggap sebagai sedekah di antara berbagai sedekah.” (HR. Abu Daud no. 1609 dan Ibnu Majah no. 1827).

Baca juga: Batas Waktu Melaksanakan Puasa Qadha untuk Bayar Utang Puasa Ramadhan, Tatat Cara dan Niatnya

Zakat fitrah bagian dari ibadah bulan ramadan, agar dosa-dosa diampuni oleh Allah.

Sebagai umat muslim hendaknya melakukan amalan yang sempurna yakni melengkapinya dengan melakukan zakat fitrah sesuai ketentuan yang berlaku.

7. Pergi ke Masjid

Perbanyak aktivitas yang berhubungan dengan masjid seperti shalat berjamaah atau mengaji dan mendengarkan ceramah keagamaan.

Tiap langkah menuju masjid adalah pengampunan dosa, terlebih jika dilakukan di bulan Ramadhan dengan niat tulus untuk memohon ampun kepada Allah, maka ia akan mendapat ampunan dan jalan kebaikan.

6. Istiqomah Shalat Tarawih

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadan (shalat tarawih) karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Agar dosa diampuni, hendaknya melakukan shalat tarawih semampunya dengan keutamaan istiqomah dalam Islam walaupun sedikit namun sering dan ikhlas.

8. Lailatul Qadar

Di Bulan Ramadhan terdapat satu malam yang memiliki keutamaan luar biasa. Pada malam itu, keutamaannya melebihi seribu bulan.

Para Malaikat atas izin Allah turun ke bumi untuk memberikan kelebihan yang melimpah itu. Seorang hamba Allah yang beribadah di malam lailatul qadar, akan memperoleh kebaikan atau pahala melebihi beribadah selama seribu bulan.

Sebab itu diupayakan untuk mampu memperbanyak amal kebaikan terutama di hari hari akhir bulan ramadan untuk bisa menggapai malam tersebut dan memperboleh ampunan darinya.

9. Zikir

Bulan Ramadhan tentu bukan waktunya untuk bermalas malasan dan berdiam diri.

Hendaknya selalu meluangkan waktu untuk berzikir di sepanjang aktifitas yang dilakukan baik itu secara langsung atau di dalam hati. (Bangkapos.com)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved