Kamis, 16 April 2026

Berita Pangkalpinang

Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Pangkalpinang Naik, Ini Penyebabnya

- Harga komoditi cabai, khususnya cabai rawit terpantau mengalami kenaikan.

Penulis: Sela Agustika | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Sela Agustika
Suasana Pedagang sayur-sayuran, Selasa (3/8/2022) di Pasar Pagi, Pangkalpinang. Harga cabai dan bawang merah naik. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Harga komoditi cabai, khususnya cabai rawit terpantau mengalami kenaikan. 

Berdasarkan pantau di Pasar Pagi, Kota Pangkalpinang harga cabai rawit ini sentuh Rp100.000 per kilogram. Sebelumnya diketahui harga cabai rawit ini Rp75.000 per kilognya.

Bari pedagang sayur-sayuran di Pasar Pagi menyebutkan jika kenaikan harga cabai ini sudah terjadi sejak empat hari yang lalu, tepatnya selama musim hujan.

"Harga cabai ini memang naik turun, namun untuk harga sekarang ini sudah terjadi kenaikan sejak empat hari lalu dimana dulu 2 ons Rp 15 ribu sekaran 1 ons Rp 10.000. Kondisi cuaca ini menjadi faktor naiknya harga sayur-sayuran," ungkap Bari Kepada Bangkapos.com, Selasa (8/3/2022).

Baca juga: Termakan Omongan Terdakwa Hendra, Uang Bos Timah Awe Rp833 Juta Ludes

Baca juga: Penghapusan PCR dan Antigen bagi Pelaku Perjalanan, Di Bangka Belitung Berlakukan Mulai Besok

Sementara itu untuk cabai merah saat ini juga dibandrol Rp 6.000 per ons. Dimana harga ini naik Rp 1.000 dari harga sebelumnya.

Tak hanya Cabai, komoditi lainnya seperti bawang merah juga terjadi kenaikan harga, dimana untuk harga jual sendiri berada di Rp 30.000 ribu hingga Rp34.000 per kilogram. Sedangkan untuk bawang putih Rp 26.000 per kilogram.

"Untuk harga bawang ini beda-beda tergantung dengan kualitas bawang, seperti besar atau kecilnya dan saat ini memang naik hingga Rp 2.000," ucapnya.

Menurutnya, untuk pembeli sendiri saat ini terhitung normal mengingat cabai dan bawang ini menjadi bumbu utama yang digunakan untuk memasak.

"Memang pandemi covid-19 ini ada ngaruhnya, akan tetapi untuk harga naik saat ini pembeli tidak begitu ngaruh walaupun jumlah yang dibeli lebih sedikit dari biasanya, tetapi tetap normal untuk jualannya," ujar Bari.

Ia juga berharap agar pandemi covid-19 segera berakhir dan perekonomian bisa tumbuh normal seperti biasanya.

Baca juga: Pangkalpinang dapat Catatan MCP dari KPK Rendah, Wawako Enggan Berkomentar, Ini Penjelasan Sekda

Baca juga: Ini SE Terbaru Satgas Covid-19, Pelaku Perjalanan yang Sudah Divaksin 2x Tak Perlu Antigen dan PCR

Mita pedagang sayuran di Pasar Pagi Kota Pangkalpinang pun mengungjapkan jika saat ino harga sayur-sayuran mengalami kenaikan.

"Sayur-sayuran ini memang naik beberapa hari terakhir ini, seperti cabai, bawang dan sayuran lainnya. Ya memang kenaikan ini sering terjadi apalagi saat ini cuaca hujan," tutur Mita.

Ia mengaku banyak pembeli saat ini menurunkan jumlah belanjaan dibandingkan hari-hari sebelum pandemi.

"Kondisi perekonomian saat ini memang agak susah, trus kita yang jualan dari segi pembelian emang sedikit berkurang. Semoga perlahan ini ekonomi ini segera pulih," ucapnya.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved