Breaking News:

VIDEO Terancam Roboh di Jalan Samping RS Arsani

Jembatan atau plat duikers di Jalan Harapan 1 Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka (samping Rumah Sakit Arsani/Penginapan Kelekak Bunda) terancam

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Jembatan atau plat duikers di Jalan Harapan 1 Kecamatan Sungailiat Kabupaten Bangka (samping Rumah Sakit Arsani/Penginapan Kelekak Bunda) terancam roboh, akibat salah satu pondasi plat duikers roboh tergerus aliran air bandar/got yang cukup deras usai terjadi hujan lebat beberapa waktu lalu.

Untuk menghindari kerusakan yang lebih parah dan menghindari terjadi kecelakaan lalu lintas, warga setempat berinisiatif memasang tanda dilarang lewat menggunakan hadangan kayu dan papan di badan jalan.

Untuk saat ini kendaraan, seperti mobil pribadi dan truk dilarang melewati jalan itu, namun untuk sepeda motor dan pejalan kaki masih bisa melewatinya.

"Kejadiannya sekitar 1 bulan lebih yang lalu saat itu turun hujan lebat, sehingga salah satu pondasi jembatan robah lalu masyarakat berinisiatif memasang tanda plang dari kayu dan papan supaya mobil tidak bisa lewat jalan ini biar tidak menimbulkan kecelakaan korban jiwa," kata Supri, pegawai bagian kebersihan halaman Rumah Sakit Arsani Sungailiat, Selasa (08/03/2022).

Menurutnya masyarakat saat ini baru melaporkan hal ini ke pak Agung, anggota DPRD Babel pemilik Hotel Kelekak Bunda.

"Kami baru lapor sama anak buah pak Agung minta disampaikan, kemarin kabarnya sudah ada ditinjaunya, kalau lapor ke Dinas PU saya belum tau," ujar Supri.

Diungkapkannya, berdasarkan informasi warga sekitar ini, jembatan plat duikers ini dibangun pada tahun 1992 lalu dari dana swadaya masyarakat, bukan dari pemerintah.

"Jadi sudah hampir 20 tahunan usia jembatan ini, kami berharap agar Pemkab Bangka bisa segera memperbaiki kerusakan jembatan ini," harap Supri.

Sementara Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bangka, Ismir R mengaku sudah mengetahui soal kerusakan yang terjadi di jembatan plat duikers di Jalan Harapan 1 itu.

"Sudah ada bang kami mengecek ke sana. Nanti memang mau kami eksekus. Penghitungan anggaran perbaikan sudah dilakukan. Tinggal pelaksanaannya, karena pelaksanaan fisik ini kami ada peraturan menteri yang baru yang harus kami pedomani. Jadi agak tertunda perbaikannya," kata Ismir.

Menurutnya untuk perbaikan plat duikers itu kalau cuma memperbaiki pondasi saja tidak terlalu besar sekitar Rp10 jutaan.

"Biaya dak besar kalau cuma disuntik saja, tapi kalau terjadi patahan di plat duikers maka jadi besar biayanya Karena kami harus bongkar dan mengaspal ulang jalanan di atas plat duikers itu butuh anggaran sekitar Rp80 jutaan," ungkap Ismir.

Ditambahkannya, rencananya supaya jembatan itu lebih kokoh lagi ke depannya perlu ditingkatkan dari plat duikers menjadi box culvert dan membutuhkan anggaran sekitar Rp200 jutaan.

"Rencananya biar lebih kokoh mau kami tingkatkan jadi box culvert dan butuh biaya sekitar Rp200 juga," ujarnya.(Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved