Breaking News:

Ibadah Haji

Arab Saudi Cabut 7 Aturan Penanganan Covid19, Semoga Ibadah Haji Tahun Ini Dibuka

Pencabutan aturan Covid-19 di Arab Saudi menjadi isyarat penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan dibuka untuk semua negara.

Editor: fitriadi
SPA Via Arab News
Jemaah menunaikan ibadah salat di Masjidil Haram, Mekkah. Pemerintah Arab Saudi baru-baru ini mencabut aturan pembatasan Covid-19. 

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pemerintah Arab Saudi mencabut sejumlah aturan terkait Covid-19.

Aturan yang dicabut itu selama ini diberlakukan untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

Ada tujuh poin penting dalam aturan tersebut yang sudah dicabut Arab Saudi.

Di antara aturan tersebut yakni soal kewajiban tes PCR, menjaga jarak, memakai masker di tempat terbuka hingga aturan karantina.

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi berharap pencabutan aturan Covid-19 di Arab Saudi menjadi isyarat penyelenggaraan ibadah haji tahun ini akan dibuka untuk semua negara.

"Saya berharap hal tersebut menjadi isyarat bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun 1443 H/2022 M akan dibuka untuk semua negara, termasuk Indonesia," kata Zainut dalam keterangan resminya, Rabu (9/3/2022) dikutip dari Kompas TV.

Baca juga: Inilah 12 Jenis Honorer yang Bakal Diberhentikan dan Diberi Pesangon Lalu Diangkat Jadi Outsourcing

Zainut mengaku hingga kini, Kementerian Agama (Kemenag) RI tengah menunggu kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji tahun ini atau 1443 H/2022 M.

Kemenag, lanjut dia, berharap Arab Saudi segera mengundang negara-negara pengirim jamaah haji untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman.

Di mana nota kesepahaman tersebut mengenai penyelenggaraan pelayanan ibadah haji, yang mencakup penetapan kuota jamaah haji.

"Semoga hal itu segera ada kepastian sehingga Gus Menteri bisa segera ke Saudi untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam penyiapan penyelenggaraan ibadah haji," ujarnya.

Setelah ada kepastian mengenai kuota jamaah haji, kata Zainut, Kemenag bisa melakukan finalisasi persiapan penyelenggaraan pelayanan ibadah haji.

Di sisi lain, sembari menunggu kepastian dari Arab Saudi, dia menuturkan pihaknya juga terus melakukan persiapan penyelenggaraan pelayanan haji.

Menurut penjelasannya, Tim pendahulu dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag sudah berada di Arab Saudi untuk mempersiapkan penyelenggaraan pelayanan bagi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Selain itu, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah menyiapkan skenario untuk merespons kebijakan terbaru Arab Saudi dan dampaknya terhadap penyelenggaraan pelayanan ibadah haji.

Halaman
123
Sumber: Kompas TV
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved