Breaking News:

Dosis Kedua Tak Perlu Antigen, Penumpang Pelabuhan Tanjung Kalian Sambut Baik Kebijakan Baru

Berlakunya aturan terbaru terkait penumpang kapal tak perlu lagi menggunakan Antigen jika sudah vaksinasi dua dosis, disambut baik oleh pengguna jasa

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: Fery Laskari

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Berlakunya aturan terbaru terkait penumpang kapal tak perlu lagi menggunakan Antigen jika sudah vaksinasi dua dosis, disambut baik oleh pengguna jasa transportasi laut di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok.

Diana (34) Warga Kecamatan Muntok mengatakan, kebijakan tersebut membuat dirinya dapat menghemat biaya untuk melakukan perjalanan laut.

"Lebih enak sekarang, lebih bisa menghemat uang lah," ujar Diana, Rabu (09/03/2022).

Diketahui kebijakan tersebut mulai berlaku usai Satgas Penanganan Covid-19 mengeluarkan surat edaran (SE) nomor 11 tahun 2022, tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19. 

Dalam SE tersebut Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) yang telah melakukan vaksinasi minimal dua dosis atau vaksinasi booster (Ketiga), tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif Covid-19. 

Namun untuk penumpang yang belum melengkapi vaksinasi atau baru melakukan vaksinasi dosis pertama, tetap wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19. 

Dengan adanya kebijakan kelonggaran untuk pelaku perjalanan, General Manager (GM) PT. ASDP Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Christopher Samosir menghimbau kepada pengguna jasa untuk melakukan vaksinasi.

"Ini harus segera dilakukan masyarakat khususnya pengguna jasa penyebrangan, kita menghimbau sehingga saat proses perjalanan penyebaran tidak mengalami kendala," tutur Christopher.

Sementara itu Christopher juga memprediksi dengan kebijakan baru, dapat membuat membuat kondisi penumpang kembali normal atau naik sebanyak 60 persen dibandingkan masa pengetatan Covid-19.

"Biasanya akan padat angkutan lebaran, minimal prediksi kita itu mengamati angkutan lebaran di tahun 2019 yang saat itu belum ada PPKM, larangan bepergian. Kalau kita lihat itu tumbuhnya bisa cukup signifikan, khususnya penumpang bisa naik sekitar 60 persen," jelasnya.

Tak hanya penumpang kapal yang diprediksi akan melonjak, untuk penumpang dengan kendaraan baik motor atau mobil juga diprediksi akan kembali naik.

"Untuk kendaraan bisa naik sekitar 15 persen, kalau untuk logistik sih gak ada kendala karena dia selalu mengalami pertumbuhan setiap tahun," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved