Breaking News:

Menuju Fase Endemi Jangan Buru-buru Longgarkan Prokes, Kasus di Luar Negeri Meningkat Lagi

Pemerintah Indonesia diminta tidak terburu melonggarkan Prokes Covid-19 lantaran beberapa negara yang melonggarkan, mengalami peningkatan kasus.

Penulis: Eltjandring CC | Editor: El Tjandring
Pixabay
Ilustrasi virus corona. 

Menuju Fase Endemi Jangan Buru-buru Longgarkan Prokes, Kasus di Luar Negeri Meningkat Lagi

BANGKAPOS.COM - Pemerintah Indonesia diminta untuk tidak terburu-buru melonggarkan protokol kesehatan Covid-19.

Hal ini lantaran beberapa negara yang telah melonggarkan protokol kesehatan, mengalami peningkatan tajam kasus covid-19.  

Sejumlah negara memang yang mulai membuka perbatasan, menghapus karantina maupum tes PCR, serta melepas masker.

Akibatnya kasus mingguannya melonjak.

Misalnya, kasus di Belanda (80 persen), Inggris (53 persen), serta Swiss (47 persen).

"Ini warning bagi kita agar perlahan saja menuju endemi. Jangan buru-buru longgarkan semua," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban dikutip dari akun twitternya miliknya, Kamis (10/5/2022).

Indonesia telah melewati 2 tahun pandemi Covid-19. Pemerintah mulai menyiapkan diri menuju fase endemi.

Pelonggaran aturan dilakukan, seperti meniadakan karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri, menghapus kewajiban tes PCR dan antigen bagi penumpang rute domestik, serta aturan jaga jarak di KRL sudah tidak diterapkan lagi.

Istilah endemi belakangan akrab di tengah masyarakat.

Endemi merupakan kondisi untuk menggambarkan keberadaan sebuah penyakit yang cenderung terkendali karena jumlah kasus yang rendah secara konsisten, dengan luas daerah terdampak dan durasi yang beragam di tiap daerah.

Genjot Vaksinasi

Terkait persiapan Indonesia menunju endemi, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan prosesnya tengah berjalan.

Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah sebelumnya adalah menghapus syarat tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang sudah mendapatkan vaksinasi' title=' vaksinasi'> vaksinasi dosis lengkap.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved