Breaking News:

Penonton MotoGP Sirkuit Mandalika Tak Perlu Tunjukkan Tes Antigen dan PCR

Kebijakan meniadakan tes antigen dan PCR bagi penonton MotoGP sama halnya dengan regulasi terbaru untuk pelaku perjalanan domestik

Asiatalentcup.com via MotorPlus
Ilustrasi balapan di Sirkuit Mandalika 

BANGKAPOS.COM – Penonton MotoGP tidak perlu menunjukkan tes antigen dan PCR negatif Covid-19 untuk memasuki Sirkuit Mandalika pada Maret mendatang

Penonton domestik yang telah melakukan vaksinasi dosis lengkap, cukup menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat memasuki Sirkuit Mandalika.

Sekretaris Daerah (Sekda) Nusa Tenggara Barat, Lalu Gita Ariadi menjelaskan kebijakan ini sama halnya dengan regulasi terbaru untuk pelaku perjalanan domestik yang menggunakan transportasi udara, laut maupun darat.

Baca juga: Inilah 12 Jenis Honorer yang Bakal Diberhentikan dan Diberi Pesangon Lalu Diangkat Jadi Outsourcing

Baca juga: Selain Honorer Diberhentikan 2023, Siap-siap PNS Diganti Artificial Intelligence di Masa Mendatang

Baca juga: Berapa Kali Seminggu Idealnya Berhubungan Biologis Bagi Pasangan Usia 40-an? Ini Kata dr Boyke

“Naik pesawat aja kita hanya nunjukkan vaksin dosis satu dua kan nah prinsipnya di sini juga kita ingin menyederhanakan juga,” kata Sekda NTB kepada Tribunlombok.com, Rabu (9/3/2022).

Dengan adanya kebijkan ini pemerintah provinsi ingin alur menonton MotoGP utamanya protokol kesehatan dibuat untuk memudahkan penonton.

Karena Gita menilai tanpa perlu menunjukkan hasil tes antigen dan PCR negatif membuat penonton tidak perlu merogoh kocek lagi di luar biaya tiket.

Menurutnya hal ini yang sedari awal telah diperjuangkan oleh pemerintah provinsi agar dapat terlaksana.

“Kita berharap tidak ada komponen-komponen lain selain pembelian tiket, itu di rapat itu yang kita perjuangkan,” katanya.

Diharapkan regulasi terbaru ini dapat meningkatkan animo masyarakat utamanya warga NTB untuk menonton MotoGP.

Baca juga: Inilah Sumber Uang Ferry Irawan, Pamer Transferan Bukti Nikahi Venna Melinda Tanpa Endorse

Baca juga: Segini Isi Saldo Rekening Crazy Rich Bandung Doni Salmanan, Ahmad Sahroni: Gilak Top Banget

Baca juga: Eka, Wanita Penyuka Sesama Jenis Dijerat Pasal Berlapis Buntut Tega Habisi Nyawa Anak Pacar

Beruntungnya, hal ini terjadi berkat tren kasus Covid-19 menunjukkan penurunan yang melonggarkan kebijakan pemerintah pusat seperti kebijakan pelaku perjalanan domestik dan kebijakan karantina.

Kebijakan yang disampaikan oleh Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat konferensi pers virtual, Senin (7/3/2022) yakni pelaku perjalanan domestik yang sudah melakukan vaksinasi dosis kedua dan lengkap sudah tidak perlu menunjukkan bukti tes antigen maupun PCR negatif Covid-19.

Kemudian masa karantina Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia dipangkas menjadi satu hari.

Ini berlaku bagi PPLN yang sudah melakukan vaksinasi dosis lengkap.

Sedangkan untuk PPLN yang baru memenuhi vaksinasi dosis pertama harus karantina selama 7 hari.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved