Berita Pangkalpinang

Warga Pangkalpinang Rela Antre Malam Hari Demi Dapatkan Minyak Goreng di Tempat Ini 

Puluhan warga rela antre demi mendapatlan minyak goreng di Seperadik Mart, Bukit Merapin, Pangkalpinang, Kamis (10/3/2021) malam. Terlihat antrean pan

Penulis: Sela Agustika |
bangkapos.com
Suasana warga yang antre minyak goreng di Seperadik Mart, Bukit Merapin, Kota Pangkalpinang, Kamis (10/3/2021) malam. (Bangkapos.com/Sela Agustika) 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Warga rela antre demi mendapatlan minyak goreng di Seperadik Mart, Bukit Merapin, Pangkalpinang, Kamis (10/3/2021) malam. Terlihat antrean panjang memadati pinggiran jalam hingga halamam depan toko.

Aspa (63), warga Bukit Baru, Pangkalpinang yang sudah sejak magrib antre minyak goreng mengaku sudah beberapa hari terakhir kesulitan mendapatkan minyak goreng. Bahkan dirinya yang menjual gorengan ini pun sudah tiga hari tak berjualan karena tidak mendapatkan minyak goreng.

"Tadi abis magrib saya keliling dengan anak nyari minyak ini, trus pas lewat lihat orang lah ramai antre, kita berenti ternyata ada jual minyak disni dan ikut antre. Ya kurang lebih sudah dua jam baru dapat minyak goreng ini, rasanya kaya dapet hartakarun," kata Aspa kepada Bangkapos.com, Kamis (10/3/2022) malam.

"Sekarang ini bukan tidak mau jualan atau menerima pesanan keroket,karena untuk masak aja sulit minyak goreng ini, apalagi jualan yang banyak membutuhkam minyak," lanjutnya.

Ia pun mengaku bersyukur bisa mendapatkan minyak goreng ini mengingat sudah dua hari terakhir persedian minyak goreng di rumahnya sudah habis.

"Alhamdulillah dapat satu liter ini senang sekali yang penting ada minyaknya, harganya juga sama dengan di tempat lain Rp13.500 per liternya dengan Jenis Fortune," ucapnya.

Ia berharap pemerintah dapat segera mengatasi kelangkaan minyak goreng saat ini mengingat minyak menjadi kebutuhan pokok yang berperan penting.

Pramuniaga Seperadik Mart Bukit Merapin Pangkalpinang, Gusti, Kamis (10/3/2022) malam mengatakan, dalam pembelian minyak goreng ini masing-masing orang dibatasi maksimal hanya boleh membeli dua bungkus minyak satu liter.  

"Kalau cuma beli minyak goreng saja hanya boleh beli satu pack minyak 1 liter, tetapi kalu belanja produk lain di tokoh bisa membeli maksimal dua minyak goreng satu liter," ujar Gusti.

Diketahui dalam pembelian minyak goreng ini masing-masing warga yang sudah mendapatkan minyak diberi tanda celupan tinta pada jari kelingking pembeli guna menghindari agar warga bolak-balik antre minyak. (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Sumber: bangkapos.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved