Kamis, 9 April 2026

Berita Pangkalpinang

Begini Jurus Pemkot Pangkalpinang Atasi Macet dan Parkir Sembarangan

Pemerintah Kota Pangkalpinang kini terus mulai berbenah mengatasi sejumlah titik rawan macet di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Seorang pengguna jasa kantong Parkir di Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (15/3/2022) pagi. Kantong parkir tersebut belum dapat dioperasikan secara maksimal lantaran masih terkendala anggaran pembangunan. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kota Pangkalpinang kini terus mulai berbenah mengatasi sejumlah titik rawan macet di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada jam-jam tertentu.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pangkalpinang Ubaidillah mengatakan, dalam menangani di Pasar Pagi contohnya pihaknya telah membangun kantong parkir di Jalan Kampung Melayu tak jauh dari lokasi pasar. 

Namun kantong parkir tersebut belum dapat difungsikan secara maksimal lantaran beberapa kendala yang masih dialami, terutama kurangnya fasilitas pendukung.

Baca juga: Miris, Minyak Goreng Kembali Kosong, Gula Pasir Menyusul Langka, Harganya Ikut Melonjak

Baca juga: RSUD Depati Bahrin Kini Punya Mesin Olah Limbah Medis B3, Kapasitas hingga 100 Kg per Hari

Sarana dan prasarana seperti rambu-rambu lalu lintas seperti perboden dilarang parkir masih dalam proses pemasangan dan diperkirakan rampung pada bulan April 2022 mendatang.

“Memang sampai saat ini belum bisa kita fungsikan secara maksimal karena masih terkendala box culvert (Gorong-gorong-Red) belum bisa dilakukan karena permasalahan anggaran,” kata Ubaidillah kepada Bangkapos.com, Selasa (15/3/2022).

Sejumlah pengendara sepeda motor saat berkendara di tengah kemacetan jalan di depan Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (15/3/2022). Kemacetan sering terjadi di daerah tersebut lantaran sebagian bahu jalan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat milik pengunjung pasar.
Sejumlah pengendara sepeda motor saat berkendara di tengah kemacetan jalan di depan Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (15/3/2022). Kemacetan sering terjadi di daerah tersebut lantaran sebagian bahu jalan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat milik pengunjung pasar. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Diakuinya, memang kawasan tersebut sering terjadi macet parah disaat kondisi pagi hari terutama saat masyarakat banyak beraktivitas di pasar.

Di mana beban kendaraan bermotor terutama roda dua yang parkir di Pasar Pagi pada puncaknya sering terjadi pada akhir pekan sekitar 1.300 kendaraan keluar masuk dan terparkir di sisi kanan dan kiri jalan.

Guna menghindari kemacetan yang ditimbulkan, nantinya parkir sepeda motor pengunjung pasar akan dialihkan menuju kantong parkir.

“Sedangkan roda empat di depan pasar dengan menggunakan satu sisi, karena tidak mungkin kita tidak menggunakan jalan karena tempat yang kurang,” ucap Ubaidillah.

Baca juga: Diduga Lakukan Kekerasan, Oknum ASN Pemprov Bangka Belitung Dilaporkan ke Polres Pangkalpinang

Baca juga: PLN Gandeng BPN Babel Amankan Aset, Targetkan 2023 Selesai Sertifikasi Seluruh Tanah

Selain Pasar Pagi lanjut dia, ada sejumlah titik yang memang menjadi titik macet di Pangkalpinang yakni Alun-alun Taman Merdeka (ATM), Jalan Balai dan Bangka Trade Center (BTC) yang diakibatkan oleh kendaraan parkir.

Untuk itu sejak tahun 2020 sampai kini pemerintah kota gencar-gencarnya melakukan pembebasan lahan untuk dijadikan kantong parkir, hal itu agar lalu lintas kendaraan di kawasan tersebut lancar dan tidak menjadi rawan kecelakaan.

“Prinsipnya kami seperti kami bagaimana melancarkan arus lalu lintas di sana. Jadi kami sudah membuat kajian salah satu yang menjadi hambatan hambatan samping kemacetan yaitu adalah parkir,” sebutnya.

Sejumlah pengendara sepeda motor saat berkendara di tengah kemacetan jalan di depan Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (15/3/2022). Kemacetan sering terjadi di daerah tersebut lantaran sebagian bahu jalan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat milik pengunjung pasar.
Sejumlah pengendara sepeda motor saat berkendara di tengah kemacetan jalan di depan Pasar Pagi Pangkalpinang, Selasa (15/3/2022). Kemacetan sering terjadi di daerah tersebut lantaran sebagian bahu jalan digunakan sebagai tempat parkir kendaraan roda dua maupun empat milik pengunjung pasar. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Kendati begitu kata Ubaidillah meminta, masyarakat untuk tidak lagi parkir kendaraan secara sembarangan dalam waktu lama tidak pada tempatnya dan menggunakan tepi jalan umum jika kendaraannya tidak mau ditindak oleh petugas.

Pihaknya berharap masyarakat atau pemilik kendaraan dapat memahami aturan sehingga nantinya tidak ada pelanggaran yang terjadi.

“Ini kembali lagi kepada bagaimana cara kita mengatur atau menata secara bersama, jangan kebiasaan yang telah menjadi budaya itu disalahgunakan dan menjadi menjadi hal yang lumrah ini akan sulit ditangani,” tandas Ubaidillah. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved