Breaking News:

Walau Sehari-hari Berdialek Melayu, Inilah Alasan Penduduk Brunei Darussalam Jago Berbahasa Inggris

Di Brunei Darussalam bahasa internasional tersebut masih dipergunakan secara luas di kalangan pemerintah, perusahaan dan sekolah

Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah dan Ratu Saleha melambai ke kerumunan orang selama perayaan 50 Tahun Bertakhta di Brunei. 

BANGKAPOS.COM - Brunei Darussalam adalah satu di antara negara di Asia yang mengenakan dialek melayu.

Bahasa melayu yang mereka gunakan sedikit banyak terbilang mirip dengan Indonesia.

Tapi, meski kental berbahasa melayu, warga Brunei Darussalam juga dikenal jago berbahasa inggris.

Diketahui bahasa internasional tersebut masih dipergunakan secara luas di kalangan pemerintah, perusahaan dan sekolah.

Negara ini mengedepankan sistem pendidikan yang mengajarkan Bahasa Inggris dan matematika bermutu tinggi. 

Para siswa diharuskan untuk melek angka dan huruf (highly numerate and literate) dalam Bahasa Inggris.

Selain itu, pandangan dari Kepala Divisi Bahasa Inggris dari Institute of Foreign Languages, The Royal University of Phnom Penh Kamboja, Tith Mab menyampaikan, sejak 1989, Bahasa Inggris dan Perancis konsisten diajarkan dalam sistem pendidikan nasional selain Bahasa Khmer yang merupakan bahasa resmi nasional.

Kecakapan warga Brunei dalam berbahasa selain melayu standar digadang-gadang mengalami penurunan. 

Penelitian terbaru Biro Bahasa dan Sastra Brunei (DBP) menunjukkan hanya 50,5 persen masyarakat di kesultanan itu berkomunikasi menggunakan Bahasa Melayu di rumah.

Hanya 31,5 persen warga Brunei berbicara Melayu, yang merupakan bahasa resmi negara itu. Sementara 38,8 persen menggunakan Melayu bersama rekan-rekannya di tempat kerja.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved