Breaking News:

Sukseskan Program KB, Gubernur Bangka Belitung Ajak Bidan dan Stakeholder Lakukan 4 Hal

Agar program Keluarga Berencana ini sukses, diharapkan seluruh _stakeholder_ khususnya Badan Kependudukan

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Agar program Keluarga Berencana ini sukses, diharapkan seluruh stakeholder khususnya Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terutama bidan agar dapat mengambil langkah-langkah strategis dan langkah cerdas bagaimana dapat segera mempromosikan dan mengedukasi masyarakat untuk ber0KB.

"Ada empat hal yang menjadi titik berat dan harus dilakukan bersama untuk menyukseskan Program Keluarga Berencana di Bangka Belitung," kata Erzaldi saat menyampaikan sambutan dalam acara Pencanangan Bhakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Keluarga Berencana Kesehatan Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2022, di PT. Steelindo Wahana Perkasa (SWP), Kec. Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Rabu (16/03/2022).

Yang pertama agar semua desa/kelurahan dapat membentuk tim yang dapat melaksanakan jadwal komunikatif untuk menyampaikan informasi edukasi berkenaan pelayanan KB ini sampai akhir Oktober 2022. 

"Dan segera dilaporkan secara berjenjang kepada pengurus dan saya harap dapat dilaksanakan secara masif," ungkapnya. 

Yang kedua, pelaksanaan pelayanan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat. 

Lakukanlah pelayanan sekalipun itu berskala kecil tapi sering dan lebih banyak capaiannya. 

Ketiga, lanjutnya, seremonial bukan hal yang utama tetapi upaya untuk meningkatkan cakupan dan kualitas pelayanan dan terakhir, pemantauan secara berjenjang oleh pengurus cabang pengurus daerah IBI bersama dinas kesehatan dan terkait di kabupaten/kota. 

Dikatakannya lagi selama dua tahun berjalan Covid 19 tentunya berbagai tantangan banyak sekali kita hadapi. Selama pandemi Covid ini saya sangat yakin kegiatan-kegiatan di dalam rumah bertambah. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu faktor yang membuat program KB bisa jadi gagal.

"Kita tidak bisa tinggal diam, belum juga urusan menekan pertumbuhan jumlah penduduk kita usai. Kini kita sudah dihadapkan lagi dengan masalah stunting. Jadi ini tugas yg sangat berat, untuk itu saya berharap kepada seluruh jajaran, para bupati/walikota, kepala perangkat daerah, PKK, bidan terus bersinergi," ungkap Erzaldi.

Dikesempatan ini, orang nomor satu di Bangka Belitung ini tidak lupa mengapresiasi upaya bidan yang telah meningkatkan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kelahiran stunting.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved