Berita Bangka Selatan
Pemkab Basel Soroti Kasus Asusila terhadap Bocah Perempuan di Payung, Sekda akan Panggil OPD Terkait
Kasus ini menjadi perhatian pemerintah daerah lantaran saat ini Kabupaten Bangka Selatan tengah menggenjot untuk menuju Kabupaten Layak Anak.
Penulis: Yuranda | Editor: Novita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan akan memanggil Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait tindak asusila terhadap bocah perempuan berusia 4,8 tahun di Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan.
Kasus ini menjadi perhatian pemerintah daerah lantaran saat ini Kabupaten Bangka Selatan tengah menggenjot untuk menuju Kabupaten Layak Anak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Selatan, Eddy Supriadi, mengatakan, kasus ini menjadi perhatian dan pemerintah akan memanggil dinas terkait untuk menyelesaikannya sehingga tidak terulang kembali.
"Ini menjadi prioritas kami, karena kabupaten ini menunju Kabupaten Layak Anak. Dan kami akan mencari permasalahannya kenapa bisa terjadi, " kata Eddy Supriadi, Kamis (17/3/2022).
Eddy berharap kejadian ini tidak terjadi lagi di Kabupaten Bangka Selatan. Dirinya juga akan bekerja keras dan semua stakeholder akan dimaksimalkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
"Mudah-mudahan inilah yang terakhir. Semua stakeholder akan kita maksimalkan guna pencegahan dan menjadi pembelajaran bagi kita, dengan harapan ini yang terakhir kalinya," ucapnya.
Diketahui selama tahun 2022, Polres Bangka Selatan sudah menerima tiga laporan polisi terkait kekerasan terhadap anak di bawah umur. Pertama, kasus tindak asusila terhdap tiga bocah perempuan berusia belasan tahun yang dilakukan oknum guru silat.
Kedua, tindakan penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan oleh oknum ASN yang merupakan tantenya sendiri. Terakhir, pemuda di Kecamatan Payung tega berbuat asusila terhadap bocah perempuan usia 4,8 tahun, karena kecanduan film dewasa.
"Sudah tiga kali terjadi. Makanya kita akan mengambil tindakan. Kalau hanya tergantung dengan leding sector dan OPD terkait, ini akan bahaya. Untuk itu, kita akan berupaya pencegahan," jelasnya.
Upaya yang akan dilakukan pemerintah daerah dengan memberikan edukasi mulai dari keluarga, RT, perangkat desa hingga tingkat kecamatan. Program ini merupakan bentuk pencegahan sehingga tidak terjadi lagi kasus serupa. (Bangkapos.com/Yuranda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220317-sekda-kabupaten-bangka-selatan-eddy-supriadi.jpg)