Konflik Rusia dan Ukraina
UPDATE Hari ke-23 Invasi Rusia-Ukraina, Inilah Peristiwa Penting yang Terjadi
Berikut ini rangkuman seputar perisitiwa penting yang terjadi memasuki hari ke-23 invasi Rusia-Ukraina
Penulis: Vigestha Repit Dwi Yarda | Editor: Evan Saputra
BANGKAPOS.COM - Memasuki minggu ketiga, gencatan senjata pasukan Rusia di tanah Ukraina semakin berkecamuk.
Terbaru di Kota Mariupol, Sekitar 130 orang telah diselamatkan sejauh ini dari ruang bawah tanah sebuah teater yang terkena serangan udara.
Ratusan orang bersembunyi di bawah teater, yang ditetapkan sebagai tempat perlindungan bagi warga sipil yang terlantar.
Mantan gubernur wilayah Donetsk Serhiy Taruta mengatakan upaya penyelamatan telah terhambat oleh gangguan total layanan sosial dan ketakutan akan serangan Rusia mendatang.
Berikut Bangkapos.com mengutip rangkuman The Guardian seputar perisitiwa penting yang terjadi memasuki hari ke-23 invasi Rusia-Ukraina.
- Mempertahankan jalur pasokan dibanding melanjutkan serangan
Rusia dipaksa untuk mengalihkan “sejumlah besar” pasukan untuk mempertahankan jalur pasokannya daripada melanjutkan serangannya di Ukraina , analis intelijen pertahanan Inggris percaya.
Laporan intelijen terbaru Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan masalah logistik terus melanda pasukan Rusia.
Baca juga: Punya 8 Istri Muda, Begini Cara Pria Ini Tiap Malam Menyenangkan Para Istri dan Caranta Berbagi
Baca juga: Info Terbaru Honorer Dihapus 2023, DPR Bereaksi: Semua Harus Jadi PNS Maupun PPPK
- Penduduk tinggalkan Mariupol
Sekitar 30.000 warga sipil telah meninggalkan kota Mariupol sejauh ini, kata pihak berwenang setempat.
Balai kota Mariupol mengatakan bahwa "80% perumahan hancur" dan sekitar 350.000 penduduk bersembunyi di tempat penampungan dan ruang bawah tanah di Mariupol.
Selain pemboman teaternya, balai kota mengatakan sebuah kolam renang yang melindungi warga sipil, "kebanyakan wanita, anak-anak dan orang tua" juga telah ditembaki.
- Pasukan Rusia serang sekolah
Lebih dari 20 orang tewas dan 25 terluka ketika serangan udara Rusia menghancurkan sebuah sekolah dan pusat komunitas di Merefa, dekat kota Kharkiv di timur laut Ukraina, kata pejabat setempat.
Serangan itu terjadi pada pukul 03:30 waktu setempat (1:30 GMT) pada hari Kamis, kata kantor kejaksaan Kharkiv. Sepuluh orang berada dalam kondisi kritis , katanya.
- Warga AS tewas ditembak Rusia
Departemen luar negeri AS mengkonfirmasi bahwa seorang warga negara AS tewas di Ukraina hari ini, setelah laporan lokal bahwa seorang Amerika tewas dalam penembakan Rusia di kota Chernihiv, Ukraina utara.
Sebelumnya hari ini, polisi daerah Chernihiv mengatakan pihak berwenang "mendokumentasikan akibat dari penembakan musuh terhadap warga sipil di pusat Chernihiv" yang menewaskan lebih dari 50 orang.
- Pendugaan walikota diculik
Walikota kota Melitopol di Ukraina yang terkepung, yang diduga diculik oleh pasukan Rusia, dibebaskan dengan imbalan sembilan wajib militer Rusia yang ditangkap, menurut kepala kantor kepresidenan Ukraina.
Ukraina menuduh Rusia menculik Ivan Fedorov Jumat lalu, dengan rekaman pengawasan yang menunjukkan dia digiring melintasi alun-alun di pusat kota, tampaknya dikelilingi oleh tentara Rusia.
- Rancangan kesepakatan damai
Pengacara sedang menyusun kesepakatan damai antara Kyiv dan Moskow tetapi terobosan tergantung pada Kremlin yang menerima gencatan senjata, kata menteri pertahanan Ukraina.
Oleksii Reznikov, yang telah memimpin delegasi Ukraina dalam negosiasi, mengatakan pekerjaan teknis sedang berlangsung tetapi Rusia harus menghentikan penembakannya agar kompromi dapat dilakukan.
Menteri luar negeri Turki, Mevlüt avuşoğlu, mengatakan “kami memiliki harapan yang lebih kuat untuk gencatan senjata” setelah bertemu dengan mitranya dari Ukraina, Dmytro Kuleba, di Lvi .
Pertemuan tersebut mengikuti kunjungan avuşoğlu ke Moskow kemarin, di mana dia menyatakan: “Kami tidak kehilangan kepercayaan kami pada diplomasi.”
- Presdien AS dan China siap berdiskusi
Presiden AS, Joe Biden, akan berbicara dengan presiden China, Xi Jinping, pada hari Jumat untuk membahas perang Rusia melawan Ukraina "dan masalah lain yang menjadi perhatian bersama", kata Gedung Putih.
Sebelumnya, seorang pejabat China mengkritik Sekjen NATO, Jens Stoltenberg, atas komentarnya bahwa China memiliki kewajiban sebagai anggota dewan keamanan PBB untuk membantu mengakhiri perang di Ukraina.
(Bangkapos.com/Vigestha Repit)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220318-maksim-korobych-18-tahun-berdiri-di-dekat-petugas-pemadam-kebakaran.jpg)