Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Minyak Goreng Kemasan Harga Selangit Tetap Jadi Buruan, Sehari Habis 500 Dus di Ritel Pangkalpinang

Minyak goreng kemasan masih menjadi buruan masyarakat, meski harganya yang terbilang cukup tinggi namun emak-emak masih sangat antusias

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Pembelian minyak goreng 2 liter jenis Sania di Toko Neneng Grosir di Jalan Kampung Melayu, Bukit Merapin, Sabtu (19/3/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Minyak goreng kemasan masih menjadi buruan masyarakat, meski harganya yang terbilang cukup tinggi namun emak-emak masih sangat antusias untuk mendapatkan minyak goreng.

Sebelumnya, pembelian minyak goreng sudah tidak lagi dibatasi masyarakat pun bisa langsung membeli minyak perdus yang berisi 24 pcs minyak satu liter jenis Fortune di Toko Neneng Grosir Bukit Merapin.

Rupanya hingga sore minyak yang tadinya datang 400 dus itu sudah habis, pembelian terpaksa kembali dibatasi, pihak toko Neneng kembali mengeluarkan minyak jenis Sania kemasan 2 liter dengan harga Rp50.000 per pcs sebanyak 100 dus.

Baca juga: 2 Hari Lagi Dalang Kelangkaan Minyak Goreng Akan Diumumkan, M Lutfi Bakal Perangi Mafia

Baca juga: Mendag dan Warga Heran Minyak Goreng Tiba-tiba Melimpah di Toko-toko

Minyak Sania kemasan 2 liter itu hanya boleh dibeli dua pcs saja, tidak lagi diperbolehkan membeli per dus.

Tak lama pukul 16:30 WIB minyak Sania 100 dus atau 600 pcs kemasan 2 liter itu kembali habis dibeli masyarakat.

"Tadinya stok banyak, sekarang sudah habis lagi jadi pembelian dibatasi hanya boleh 2 pcs, kemasan 2 liter Sania Rp50.000. Tadi pagi iya stok banyak boleh yang mau beli per dus," kata  pemilik Toko Neneng.

Ia juga tak tau pasti kapan minyak akan kembali datang, yang pasti seharian ini 500 dus minyak habis ditokonya.

"Barang habis, kapan datang belum tahu semoga besok datang lagi," bebernya.

Antrean masyarakat untuk membeli minyak goreng tidak lagi sepanjang biasanya, hanya saja pembelian terus berlanjut hingga sore.

Diakui Ana (34) warga Air Itam minyak goreng disejumlah ritel masih kosong. Bahkan ketika mendengar Toko Neneng Grosir ada minyak goreng ia langsung bergegas untuk membeli.

"Toko lain ga ada, sekelas Acing Mart juga kosong, Indomaret kosong, pasar besar apa lagi jangan tanya pasti kosong. Jadi pas lihat berita di Toko Neneng ada langsung gas sebelum kehabisan lagi," kata Ana saat dijumpai Bangkapos.com.

Minyak goreng dengan harga selangit ini kata Ana membuat emak-emak hanya bisa menelan ludah sebab ga bisaberbuat apa-apa lagi.

"Sekali dengar harganya Rp50.000 tinggal nelen air iyok lah acak e (nelan air ludah lah bisanya -red), ga bisa apa-apa lagi ga dibeli minyak ga ada, dibeli ya gini terpaksa Rp50.000," sebutnya.

Baca juga: Minyak Goreng Kemasan Mulai Masuk, Pembelian Tak Dibatasi Lagi

Baca juga: Harga Terbaru Minyak Goreng di Alfamart dan Indomaret, Ini Daftarnya

Sementara, toko kelontong Cabeng di Pasar Pagi juga tersedia minyak goreng jenis Fortune, hanya saja tidak sebanyak Toko Neneng grosir.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved