Breaking News:

Bansos

Ada Bantuan Lewat BRI, Cek di Eform.bri.co.id/bpum, Bansos BPUM 2022 Rp 600.000 untuk UMKM

Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) senilai Rp 600.000 per penerima

Penulis: Teddy Malaka CC | Editor: Teddy Malaka
hai.grid.id
Ilustrasi uang bantuan UMKM 

BANGKAPOS.COM -- Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) senilai Rp 600.000 per penerima. Segera buka  e-form BRI di link website Eform.bri.co.id/bpum. 

Warga yang memiliki UMKM punya kesempatan mendapatkan bansos tersebut.

Bantuan UMKM ini adalah bantuan yang diberikan pemerintah kepada pelaku UMKM yang terdampak pandemi Covid-19.

Salah satu penerima bantuan UMKM adalah sejumlah pedagang kecil dan pedagang kaki lima (PKL).

Sebagai informasi, total alokasi dana Program Ekonomi Nasional (PEN) tahun 2022 yang akan disalurkan pemerintah adalah sebesar Rp 455,62 triliun.

Baca juga: Pergoki Istri Main Serong dengan Bosnya, Reaksi Suami Tak Terduga Banjir Pujian

Baca juga: Pakai Dress Bolong-bolong, Tante Ernie Bikin Fansnya Kelimpungan, Speechless Bro!

Bantuan UMKM akan disalurkan kepada kurang lebih 2,76 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Masing-masing penerima bantuan UMKM akan mendapatkan bantuan sebesar Rp 600.000.

Bantuan UMKM tersebut akan disalurkan melalui Bank Himbara, salah satunya bank BRI (cek eform.bri.co.id).

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pada APBN 2022, anggaran pemulihan ekonomi disederhanakan menjadi tiga kelompok kegiatan.

Yaitu kesehatan, perlindungan masyarakat, dan penguatan pemulihan ekonomi.

Baca juga: INILAH Armand Hartono Anak Bos BCA dan Djarum, Bandingin Gayanya Sama Indra Kenz & Doni Salmanan

“Tahun ini anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp455,62 triliun” jelas Menkeu pada Konferensi Pers APBN KiTa Edisi Februari 2022 sebagaimana dikutip dari laman kemenkeu.go.id.

Kelompok pertama yaitu penanganan kesehatan mendapat alokasi anggaran Rp122,54 triliun.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk lanjutan program vaksinasi, perawatan pasien Covid-19, insentif tenaga kesehatan, insentif perpajakan, dan penanganan Covid-19 di daerah.

Kelompok kedua yaitu perlindungan masyarakat sebesar Rp154,76 triliun.

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved