Breaking News:

Tato Patung Liberty Jadi Tanda, Dua Jenazah Mengambang di Perairan Jebu Laut Berasal dari Jambi

Penyebab dua jenazah yang sempat terombang-ambing di Perairan Jebu Laut, akhirnya terungkap yakni merupakan korban dari kecelakaan laut.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Penyebab dua jenazah yang sempat terombang-ambing di Perairan Jebu Laut, akhirnya terungkap yakni merupakan korban dari kecelakaan laut yang terseret arus dari Perairan Jambi.

Hal ini pun dibenarkan Kasat Polair Polres Bangka Barat, AKP Candra Wijaya saat dikonfirmasi Bangkapos.com melalui via telepon.

Diketahui sebelumnya pada Minggu (20/03/2022) lalu pihak kepolisian Jambi sempat menghubungi Sat Polair Polres Bangka Barat, terkait adanya kecelakaan kapal pembawa kelapa dari Provinsi Jambi.

"Kalau kami koordinasi dengan pihak Jambi, kemarin ada KBOnya nelpon minggu kemarin meminta bantuan untuk pencarian. Disitu ada kapal yang pecah dan ada yang tenggelam, kalau kapal itu bawa kelapa jadi mereka minta tolong di cek ke masyarakat," ujar AKP Candra Wijaya, Senin (21/03/2022).

Diketahui dalam kapal tersebut berisi empat orang, namun dua orang lainnya berhasil menyelamatkan diri sedangkan dua sisanya sempat dinyatakan hilang.

"Dari informasi itu kita cek, tenyata ada di Sukal ditemukan kelapa. Terakhir di cek GPS kapal itu ada di Simpang Teritip, memang infonya orang dua yang belum ditemukan," tuturnya.

Lebih lanjut kedua jenazah ditemukan secara terpisah, untuk jenazah pertama yang masih utuh pertama kali ditemukan nelayan sekitar pukul 09.00 atau berjarak sekitar 1 Mil dari bibir pantai.

Saat akan dilakukan evakuasi, jenazah kedua berhasil ditemukan berjarak sekitar 1,5 Mil dari lokasi atau titik penemuan jenazah pertama.

Usai mendapatkan keduanya, anggota pun berhasil mengidentifikasi jenazah berkat satu diantara jenazah memiliki tanda berupa tato patung liberty.

"Dengan penemuan tadi kita lihat dengan ciri-ciri tato dibelakangnya, bagian punggung di sebelah kiri itu ada gambar menara liberty. Lalu info itu kita kirim ke Jambi, apakah ini orang-orangnya dan ternyata benar dan kondisinya memang tidak ada kepala lagi," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved