Breaking News:

Forum Pembauran Kebangsaan Bangka Belitung Instrumen Suara Masyarakat 

Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Selasa (22/3/2022).

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Wakil Gubernur Babel, Abdul Fatah 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -– Menjadi bagian dari suprastruktur politik, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) memiliki peran yang besar bagi menjaring aspirasi khususnya di bidang pembauran kebangsaan, keberagaman adat yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menjadikan eksistensi forum ini sangat penting. 

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Babel Abdul Fatah, saat pelaksanaan Rapat Koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur Babel, Selasa (22/3/2022). 

“Organisasi ini menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah. Melalui forum ini kita bisa menjaring aspirasi masyarakat. Babel memiliki suku, ras, agama yang beragaman. Karenanya, pembauran menjadi kunci utama kebangsaan,” jelasnya.

Diketahui, rapat koordinasi Forum Pembauran Kebangsaan se-Babel dilakukan untuk menyinkronisasi dan komunikasi pelaksanaan program FPK di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. 

“Aspirasi ini kita satukan dan kita rumuskan sehingga menjadi modal dasar, sehingga mampu melahirkan program dan kegiatan yang didasarkan dari aspirasi. Dana yang dikeluarkan pun bisa tepat sasaran. Program berjalan, tujuan bersama pun dapat tercapai,” kata Abdul Fatah.

Ia menilai forum ini dilaksanakan sebagai wadah evaluasi, kembali menilai kinerja yang telah dilakukan untuk organisasi dan masyarakat. 

"Forum ini kan berdiri berdasarkan Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) Nomor 34 Tahun 2006. Kita intropeksi lagi, apakah kita sudah menjalankan mandat regulasi ini?," ungkap Abdul Fatah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved