Breaking News:

Berita Sungailiat

Pemkab Bangka Anggarkan Rp951 Juta untuk Bantuan 12 Parpol, Besaran Tak Naik Akibat Dampak Covid-19

Dia mengakui Pemkab Bangka hingga saat ini belum bisa menaikkan besaran bantuan bagi parpol ini.

Penulis: edwardi | Editor: Novita
Bangkapos.com/Edwardi
Badan Kesbangpol Linmas Kabupaten Bangka menggelar sosialisasi hibah bantuan keuangan kepada partai politik Tahun 2022 Kabupaten Bangka, yang dibuka Bupati Bangka Mulkan di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Selasa (22/3/2022). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemkab Bangka menyiapkan anggaran dana hibah sebesar Rp951.162.000 untuk bantuan bagi 12 partai politik ( parpol) yang memiliki kursi di DPRD Kabupaten Bangka.

Setiap satu suara pemilih dihargai Rp6.000 per suara.

Parpol yang berhak mendapatkan bantuan ini yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Golkar, PPP, Nasdem, Demokrat, PKS, PAN, PKB, Hanura, PPI, dan PKPI.

Untuk itu, Badan Kesbangpol Linmas Kabupaten Bangka menggelar sosialisasi hibah bantuan keuangan kepada partai politik Tahun 2022 Kabupaten Bangka, yang dibuka Bupati Bangka Mulkan di OR Bangka Setara Kantor Bupati Bangka, Selasa (22/3/2022).

Sekretaris Badan Kesbangpol Linmas Kabupaten Bangka, Putrajaya, mengemukakan, tujuan kegiatan ini untuk menyerahkan laporan hasil pemeriksaan (LHP) bantuan keuangan bagi partai politik tahun 2021.

"Juga melakukan pembinaan tata cara pengajuan, pertanggungjawaban bantuan kepada partai politik," kata Putrajaya.

Adapun jumlah peserta 24 orang dari 12 parpol, di mana masing-masing parpol diwakili 2 orang.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan, mengatakan, sosialisasi bantuan hibah kepada partai politik ini sangat penting agar bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Pemkab Bangka ini bisa terlaksana dengan baik.

"Pertama, soal tata cara pengajuan bantuan keuangan bagi partai politik ini harus benar-benar disikapi dan diketahui para pengurus parpol. Selanjutnya, tahap pengelolaan dan pelaporan penggunaan dana," kata Mulkan.

Dia mengakui Pemkab Bangka hingga saat ini belum bisa menaikkan besaran bantuan bagi parpol ini. Saat ini masih berlaku aturan yang lama, yakni Rp6.000 per suara.

"Memang sudah ada beberapa parpol yang mengajukan minta kenaikan besaran bantuan ini. Tetapi hal ini masih dalam tahap kajian Pemkab Bangka, karena kondisi keuangan daerah dalam dua tahun terakhir ini tidak begitu menggembirakan akibat dampak pandemi Covid-19," kata Mulkan.

Hingga saat ini, Pemkab Bangka masih tersentral untuk menangani wabah pandemi Covid-19 dan juga harus memulihkan perekonomian masyarakat.

"Hal inilah yang menjadi kajian kami hingga saat ini belum bisa merealisasikan usulan kenaikan besaran bantuan parpol, untuk satu suara lebih besar dari Rp6.000. Karena sampai hari ini masih banyak yang harus dibiayai, terutama untuk insentif bagi PTT dan GTT, karena gaji mereka tidak terlalu besar, saat kami pertama jadi bupati, gaji GTT ini hanya Rp1.100.000 per bulan. Sedangkan PTT hanya Rp900.000 per bulan," imbuh Mulkan.

Karena itulah, Pemkab Bangka menambah insentif bagi PTT dan GTT ini selama dua tahun terakhir ini yang jumlahnya cukup banyak mencapai 1.000 lebih orang.

"Juga harus membiayai para pelaku UMKM. Mungkin baru Pemkab Bangka yang saat ini berani menyubsidi bunga pinjaman KUR yang ada di Bank Sumsel Babel, sebagai salah satu upaya memulihkan perekonomian masyarakat yang ada di Kabupaten Bangka," jelas Mulkan. ( Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved