Breaking News:

Masyarakat Deklarasi Abdul Muhaimin Iskandar Jadi Presiden

Ratusan masyarakat yang mengatasnamakan Barisan Tani Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendeklarasikan siap menangkan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Masyarakat yang mengatasnamakan Barisan Tani Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendeklarasikan siap menangkan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai presiden periode tahun 2024-2029 mendatang.

Kegiatan Deklarasi tersebut diselenggarakan Relawan Abdul Muhaimin Iskandar kerap disapa Gus Muhaimin, dan kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Desa Sumber Jaya Permai, Pulau Besar, Bangka Selatan, Rabu (23/3/2022) pagi.

Gus Muhaimin, dipercayai masyarakat mampu untuk memimpin Republik Indonesia. Dan juga mampu mensejahterakan para petani di Provinsi Bangka Belitung khususnya di Desa Sumber Jaya Permai.

Diketahui saat ini permasalahan pupuk di beberapa daerah sulit didapat dan terkendala harga. Oleh karena itu, masyarakat berharap hadirnya Gus Muhaimin ini menjadi solusi permasalahan yang dialami petani.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Jaya Terus, Sumber Jaya Permai, Maryano mengatakan, saat ini para petani di desa ini masih terkendala pupuk sehingga berpengaruh dengan hasil panen.

"Kami masih terkendala pupuk, yang terlalu mahal dan tidak sesuai dengan hasil panen kami. Ini menjadi permasalahan kami, bagaimana petani mau sejahtera kalau seperti ini," kata Maryano, di Desa Sumber Jaya Permai, Rabu (23/3/2022).

Menurutnya, pupuk menjadi permasalahan yang serius dengan harga yang terlalu mahal sehingga tidak bisa terjangkau oleh petani kecil.

Oleh karena itu, dirinya berharap kepada Gus Muhaimin Iskandar sebagai presiden Republik Indonesia periode tahun 2024-2029 mendatang sehingga permasalahan petani segera teratasi.

"Harapannya harga pupuk bisa terjangkau dan stabil. Sehingga hasil panen tahun ini bisa maksimal. Kami sangat berharap kepada Gus Muhaimin terpilih menjadi presiden agar mementingkan petani karena petani ini pahlawan, kalau tidak ada petani masyarakat kelaparan," ucapnya.

Eddy Mulyono salah satu petani Desa Sumber Jaya Permai, mengatakan selama ini menjadi petani banyak kendalanya, di antaranya alat pertanian untuk mempercepat pengelolaan lahan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved