Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pemkot Pangkalpinang Siap Ciptakan Iklim Investasi Ramah Bagi Pelaku Usaha    

Pemkot Pangkalpinang berupaya ciptakan iklim investasi ramah bagi pelaku usaha yang hendak berinvestasi di Ibu Kota Provinsi Bangka Belitung.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Fery Laskari
bangkapos.com
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang terus berupaya menciptakan iklim investasi yang ramah bagi pelaku usaha yang hendak ber investasi di Pangkalpinang, Ibu Kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, hal itu terus dirinya lakukan supaya pertumbuhan ekonomi dan pembangunan dapat berjalan beriringan dan sama-sama meningkat setiap tahunnya. “Kita ciptakan iklim yang kondusif investasi di Kota Pangkalpinang, ini agar semakin banyak orang yang mau ber investasi di kota perdagangan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (23/3/2022).

Molen sapaan akrab Maulan Aklil menuturkan, sepanjang tahun 2021 lalu nilai investasi di Kota Pangkalpinang di tahun 2021 mengalami peningkatan yang cukup signifikan sebesar Rp3,3 triliun. Hal ini naik drastis sekitar 602,3 persen dari target investasi yang direncanakan sebesar Rp550 miliar.

Maka dari itu sebagai etalase Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pihaknya akan memfokuskan target investasi di tiga sektor unggulan yakni perdagangan, industri dan jasa yang diharapkan mampu dilirik investor lain.

Terlebih saat ini Pangkalpinang telah menyediakan market atau pasar bagi para investor dengan hadirnya beberapa brand seperti Pizza Hut, McD, JCo, Transmart hingga Indomaret dan Alfamart, sehingga harapan menjadi kota metropolis dapat tercapai.

McDonald's setidaknya mampu memberi nilai investasi bagi Pangkalpinang sebesar Rp15 miliar dan menyerap tenaga kerja sebanyak 30 orang. Selain itu tumbuhnya beberapa retail seperti Alfamart dan Indomaret serta retail lainnya yang tersebar di wilayah Kota Pangkalpinang realisasi investasinya berdasarkan Lembaga Kegiatan Modal (LKPM) periode Januari hingga Desember 2021 mencapai Rp438,1 miliar dan melampaui dari target dari Rp280 miliar.

“Kita sudah mempersiapkan itu jauh-jauh hari ibarat gayung bersambut, kita sudah mempersiapkan tempat market. Alhamdulillah contoh ada McD, Pizza Hut dan  segala macam di sini, perputaran uangnya kita prediksi dari awal bahwa kita menciptakan market pasar itu jauh lebih susah dari menciptakan produk,” terang Moles.

Di samping itu sambung dia, upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam memberikan kemudahan berusaha dan ber investasi telah mendapat catatan positif dari  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Catatan positif itu yakni layanan helpdesk yang dimiliki Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP dan Naker), membantu menyelesaikan permasalahan terkait aplikasi perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Tenaga teknis yang cukup dalam mendukung pelayanan perizinan, tersedianya media pengaduan dan konsultasi perizinan serta telah tersedianya perencanaan atau pembangunan infrastruktur atas potensi daerah juga dimuat dalam peta potensi dan peluang penanaman modal serta berpedoman pada Rencana Umum Penanaman Modal Daerah (RUPMD).

“Mudah-mudahan dengan berakhirnya pandemi dengan endemi ini menjadi kembali semangat kita motivasi kita dan daya dorong pertumbuhan ekonomi kita semakin tinggi dan melonjak. Data pengangguran juga berkurang dari semula 6,93 persen pada tahun 2020 dan sekarang menjadi 6,81 persen pada tahun 2021,” sebutnya.

Sementara itu untuk pemulihan ekonomi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pemerintah kota telah memberikan bantuan kepada 147 pelaku usaha dengan total anggaran Rp150 juta.

Sebagai penunjang pendapatan daerah, melalui kegiatan operasionalisasi dan peningkatan pelayanan UPT Pasar Pagi pendapatan dari retribusi pasar Rp926 juta, retribusi pelayanan tera atau tera ulang Rp78,4 juta. Sedangkan retribusi jasa usaha pasar grosir pertokoan Rp931 juta.

“Target investasi kita sementara ini belum menggunakan target, kita hanya hitung kembali. Tetapi dengan pengalaman yang sudah-sudah kita mencapai target yang ingin kita capai,” tutur Wako

Maka dari itu Molen menyebut, seiring hal tersebut pihaknya turut melakukan pembangunan melalui dari dana pusat maupun dana daerah seperti pembangunan Masjid Kubah Timah yang akan dimulai pada tahun ini.

“Kita terus berupaya untuk menaikkan nilai investasi di Kota Pangkalpinang sehingga pertumbuhan ekonomi kita tambah tinggi lagi dan meningkat. Terus kejar beberapa kegiatan lain yang akan menstimulus perekonomian di Kota Pangkalpinang semakin menggeliat,” katanya. ( Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved