Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Erzaldi Minta Upayakan Pengendalian Banjir di Sungai Kurau  

Gubernur Provinsi Babel, Erzaldi Rosman menginginkan pelaksanaan pembangunan pengendalian banjir Sungai Kurau dilakukan secara baik.

Penulis: Riki Pratama | Editor: Fery Laskari
istimewa
Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, terus mendorong terkait pelaksanaan pembangunan pengendalian banjir Sungai Kurau, Kabupaten Bangka Tengah. Hal itu terlihat saat ia menghadiri rapat koordinasi bersama Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dengan sejumlah kepala instansi terkait, pada Selasa (22/3/2022) di VIP Bandara Depati Amir. (IST/Kominfo Babel) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman menginginkan pelaksanaan pembangunan pengendalian banjir Sungai Kurau, Kabupaten Bangka Tengah, dapat terlaksana secara baik.

Ia juga, mengharapkan adanya pembebasan lahan dalam rangka normalisasi sungai, dilakukan guna pengendalian banjir di Kawasan Sungai Kurau

Hal itu terlihat saat ia menghadiri rapat koordinasi bersama Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dengan sejumlah kepala instansi terkait, pada Selasa (22/3/2022) di VIP Bandara Depati Amir.

Diketahui bahwa rencana pembebasan lahan ini sudah dipersiapkan sebaik mungkin sejak beberapa waktu yang lalu, namun sesuai dengan hasil rapat terakhir, masih menunggu surat persetujuan resmi dari pusat. 

"Pembebasan tanah ini sedang disiapkan oleh kabupaten, lalu kabupaten menunggu surat dari Dirjen PUPR. Berkenaan dengan nomenklaturnya. Tetapi uangnya sudah siap, kan," tanya Gubernur Erzaldi.

Disampaikan dari Bappeda, bahwa rekening pembangunannya sudah ada, tinggal menganggarkan Rp 8,6 Miliar untuk keperluan rumah. 

Untuk memastikan anggaran benar-benar siap karena ini terkait dengan relokasi masyarakat, Gubernur Erzaldi pun langsung menanyakan hal tersebut.

Kabar baiknya, dalam hal dana, dikatakan tidak ada masalah, bahkan waktu tunggunya pun tidak lama, maksimal sekitar satu bulan. 

Mendengar hal itu, gubernur pun langsung mengarahkan ke rencana aksi, mulai dari menunggu surat Kemendagri, hingga ke eksekusi.

"Minggu depan kita upayakan surat dari Dirjen, begitu surat Dirjen ada, kabupaten langsung mengeksekusi, dan setelahnya langsung bebas. Apalagi kita juga sudah mendapat persetujuan dari masyarakat," ujar Erzaldi.

Rencana ini akan dibuat dan ditanda tangani oleh Gubernur Babel dan Bupati Bangka Tengah. 

Di mana diungkapkan pula oleh Gubernur Erzaldi, guna menaati aturan administrasi pemerintah serta menghindari  pelanggaran. Surat yang ditanda tangani tersebut nantinya didasari dengan surat dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), sesuai dengan yang disarankan terkait rencana ini. (Bangkapos.com/Rilis/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved