Breaking News:

Gubernur Bangka Belitung Paparkan Proyek Prioritas Babel di Hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan usulan beberapa rencana proyek prioritas Bangka Belitung Tahun 2023, sebagai bagian at

Penulis: iklan bangkapos | Editor: nurhayati
Diskominfo Babel
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman 

BANGKAPOS.COM -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menyampaikan usulan beberapa rencana proyek prioritas Bangka Belitung Tahun 2023, sebagai bagian atau pendukung pelaksanaan Proyek Prioritas Strategis (Major Project) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (PPN/Bappenas RI), Suharso Monoarfa.

Rencana Proyek Prioritas Bangka Belitung itu disampaikan Erzaldi, dalam Rapat Koordinasi Menteri PPN/Kepala Bappenas dengan Gubernur seluruh Indonesia Tahun 2022 (Rakorgub) Wilayah Sumatera, di Ballroom Hotel Best Western Premier Panbil Jl. Ahmad Yani, Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (23/3/22).

Didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (Bappeda) Babel, Fery Insani, gubernur yang mendapat kesempatan di sesi kedua rakor bersama Gubernur Sumatera Selatan, Sekda Aceh, Sekda Nusa Tenggara Timur dan Sekda Nusa Tenggara Barat.

Erzaldi dihadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas menyampaikan bahwa Babel patut bersyukur sejak 2019 di tengah-tengah pandemi Covid-19 hingga sekarang, pertumbuhan ekonomi di Bangka Belitung masih yang tertinggi di Wilayah Sumatera.

Terakhir disampaikan Erzaldi, pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung di angka 5.05%. Begitu juga dengan garis kemiskinan yang semakin membaik hingga di atas rata-rata nasional menjadi tertinggi di Indonesia. Oleh sebab itu, dibutuhkan percepatan dalam pengembangan daerah di Bangka Belitung.

"Dari beberapa Proyek Prioritas yang kami usulkan kebanyakan adalah jembatan. Seperti penggandaan Jembatan Selindung, Jembatan Pilang yang sudah harus kita lakukan mengingat jalur transportasi tersebut semakin hari semakin padat, " jelasnya.

Selain itu Jalur Trans Bangka dan pengembangan Pelabuhan Tanjung Gudang di Belinyu juga menjadi salah satu yang diusulkan. Proyek Jembatan Bahtera sebagai akses penghubung antara Bangka Belitung dan Sumatera Selatan juga tak luput untuk diusulkan.

"Pembangunan-pembangunan tersebut dilakukan untuk mendukung peningkatan potensi-potensi yang dimiliki oleh Bangka Belitung salahsatunya adalah Komoditas Udang Vaname," terangnya.

Selain fasilitas infrastruktur, dalam kesempatan itu Gubernur juga mengajukan fasilitas Pendidikan Vokasi.

"Kami mengajukan betul-betul kepada Bapak Menteri, berkaitan dengan fasilitas pendidikan vokasi kita, khususnya Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang saat ini telah seluruhnya melakukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Ini adalah salah satu cara untuk mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) kita agar lebih cepat ke depan," terangnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved