Breaking News:

Tribunners

Hujan di Mandalika? Serahkan kepada Pawangnya

Penggunaan jasa seorang pawang hujan pada beberapa daerah sudah menjadi tradisi masyarakat lokal

Editor: suhendri
Hujan di Mandalika? Serahkan kepada Pawangnya
ISTIMEWA
Christine Juliana, S.Si, M.Pd. - Guru Biologi SMA Negeri 1 Manggar

BARU-BARU ini di sirkuit internasional Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), sempat heboh munculnya seorang wanita bernama Rara Istiani Wulandari selaku pawang hujan. Mata dunia melihat hal yang terjadi di sirkuit balap motor tersebut. Cuaca di hari sebelumnya cerah saat sesi latihan balapan motor, ternyata disambut dengan hujan yang lebat pada saat perhelatan MotoGP Mandalika 2022.

Pertandingan sempat ditunda hingga munculnya Rara berjalan dan melakukan ritual di arena balapan motor. Hujan yang semula lebat, tak lama kemudian mereda sehingga balapan motor pun dapat dimulai. Aksi pawang hujan ini menjadi sorotan dan viral bagi dunia.

Banyak orang terutama wisatawan asing yang mungkin baru pertama kali menginjakkan kakinya di Indonesia, terheran-heran melihat ritual tersebut. Hal ini dapat kita lihat pemberitaannya di berbagai media, termasuk media sosial. Tentu bagi masyarakat Indonesia, hadirnya pawang hujan tidak asing lagi dalam perhelatan penting seperti hari pernikahan, konser musik, baik ajang tingkat nasional maupun internasional.

Seperti kita ketahui, Indonesia yang merupakan negara tropis mempunyai dua musim yakni musim hujan dan kemarau. Umumnya musim hujan di Indonesia berlangsung pada bulan Oktober hingga Maret, sedangkan musim kemarau biasanya terjadi pada April hingga September.

Pada saat perlombaan MotoGP di Mandalika, panitia sudah mempersiapkan segala hal untuk mengantisipasi turunnya hujan selama pertandingan. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia yakni hadirnya seorang pawang hujan yang menjadi pemberitaan di seluruh dunia.

Pawang hujan

Siapa yang tidak mengenal pawang hujan? Sebutan bagi seseorang yang memiliki ilmu gaib dalam masyarakat Indonesia berperan untuk mengendalikan hujan. Umumnya pawang hujan dapat mengalihkan hujan dengan cara memindahkan awan. Jadi, pawang hujan tidak hanya dipercaya dapat melakukan penggeseran awan yang menyebabkan hujan atau memindahkannya, tetapi juga dipercaya dapat mendatangkan hujan.

Bagi sebagian masyarakat Indonesia, kehadiran pawang hujan sangat dibutuhkan dalam acara-acara yang penting. Rasa cemas dan takut ketika acara yang dilaksanakan terganggu membuat tuan rumah mencari pawang hujan. Adanya kerja maksimal dari pawang hujan akan menjadi cerita dari mulut ke mulut sehingga masyarakat percaya pentingnya peran seorang pawang hujan yang sudah dilakukan sejak dahulu.

Pawang hujan bertanggung jawab penuh selama acara berlangsung. Tentu di setiap daerah, pawang hujan memiliki cara tersendiri, persyaratan dan larangan yang berbeda. Inilah yang menarik, di mana masyarakat bebas menentukan pilihan penggunaan jasa pawang hujan berdasarkan ilmu kepawangan dan prestasinya.

Kesetaraan gender

Biasanya pawang hujan banyak dilakoni oleh seorang laki-laki. Dari kejadian balapan di Mandalika, Rara menunjukkan bahwa pawang hujan bisa dilakukan oleh seorang wanita. Secara tidak langsung, kejadian tersebut menunjukkan bahwa sudah ada kesetaraan gender di setiap sektor pekerjaan. Peran seorang wanita sebagai pawang hujan tidak mengurangi kontribusinya dalam suatu acara. Ini terbukti dari cuaca hujan yang sangat lebat menjadi hujan gerimis sesuai permintaan panitia acara.

Modifikasi cuaca

Lebatnya hujan yang turun di Mandalika sempat membuat balapan motor tertunda. Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi wilayah tersebut akan diguyur oleh hujan. Akan tetapi pemerintah sudah menyiapkan langkah untuk mendapatkan kondisi cuaca yang diinginkan seperti hujan gerimis. Salah satu upaya tersebut yakni memodifikasi cuaca.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggelar operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Metode ini menggunakan pesawat yang membawa bahan semai berupa bubuk NaCl ke awan melalui air scoop di sisi bawah pesawat.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved