Jumat, 17 April 2026

Berita Pangkalpinang

Angin Puting Beliung Terjang Desa Kebintik, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit, Begini Kondisinya

Ia menambahkan, saat pasien dirujuk ke Rumah Sakit Siloam, tidak ada tanda-tanda luka korban yang disebabkan oleh peristiwa bencana alam.

Editor: Novita
Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani
Bussiness Development Division Head Rumah Sakit Siloam, Johan Kristiandy, saat ditemui di sela-sela kerjanya, Rabu (30/3/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Fenomena angin puting beliung yang menerjang kawasan Desa Kebintik dan Desa Sampur, Kecamatan Pangkalanbaru, Kabupaten Bangka Tengah Selasa, (29/3/2022) kemarin menyisakan duka bagi warga yang terdampak.

Akibat peristiwa tersebut, ratusan rumah rusak berat dan beberapa korban mengalami luka berat dan ringan

Berdasarkan data sementara dari Kantor Desa Kebintik, Kecamatan Pangkalanbaru, terdapat satu korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Siloam setelah peristiwa tersebut terjadi.

Korban tersebut bernama Yong Muk Liong, seorang pria lanjut usia yang berumur 59 tahun , di RT 05, Desa Kebintik. Ia kaget setelah melihat langsung detik-detik rumahnya diporak-poranda oleh kepulan angin mengerikan.

Pria lanjut usia itu memang memiliki riwayat darah tinggi sehingga saat kejadian, ia langsung tidak sadarkan diri.

Bangkapos.com mencoba mengonfirmasi ke pihak manajemen Rumah Sakit Siloam terkait korban yang terdampak angin puting beliung.

Bussiness Development Division Head Rumah Sakit Siloam, Johan Kristiandy, membenarkan adanya korban bernama Yong Muk Liong yang dirawat. Pasien masuk sekitar pukul 17.00 WIB ke ruang unit gawat darurat (UGD) , kemudian dipindakan ke rawat inap sekitar pukul 6 sore.

"Ada pasien atas nama Yok Mung Liong masuk ke ugd Siloam sekitar jam lima sore dalam keadaan tidak sadarkan diri ,dan masuk ke ruang inap sekitar jam 6 an " ujarnya.

Ia menambahkan, saat pasien dirujuk ke Rumah Sakit Siloam, tidak ada tanda-tanda luka korban yang disebabkan oleh peristiwa bencana alam.

"Dari diagnosa dokter yang bertugas pasien terkena hipertensi dan struk. Tidak ada tanda-tanda korban angin puting beliung seperti bencana alam jadi luka luka fisik itu gak ada,"tambahnya.

Pantauan dari tim medis Rumah Sakit Siloam, hingga saat ini kondisi pasien belum menunjukkan perubahan dan masih tidak sadarkan diri. Sehingga dokter yang bertugas masih melakukan observasi ketat.

"Jadi kita masih melakukan pengawasan dan pengobatan sesuai dengan dokter penanggung jawabnya yaitu dokter saraf sehingga kita akan lihat perkembangannya nanti, sekarang pasien masih tidak sadarkan diri," jelasnya.

Pihaknya mengaku kaget bahwa korban atas nama Yong Muk Liong (59) merupakan korban angin puting beliung. Sebab, tidak ada indikasi luka lecet yang disebabkan oleh bencana alam.

"Kondisi fisik luka-lika itu tidak ada, jadi makanya kita bingung gak ada laporan pasien masuk karena bencana alam, semoga segera membaik pasiennya," ujarnya. (Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani).

Sumber: bangkapos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved