Breaking News:

Advertorial

Gubernur Erzaldi Pastikan Lebaran Barang Kebutuhan Masyarakat Tersedia

Melonjaknya permintaan bahan pokok saat peringatan hari raya tentu menjadi permasalahan, karenanya pemerintah wajib menjaga ketersediaan barang.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Tedja Pramana
Diskominfo Babel
Gubernur Erzaldi Pastikan Lebaran Barang Kebutuhan Masyarakat Tersedia 

BANGKAPOS.COM - Melonjaknya permintaan bahan pokok saat peringatan hari raya tentu menjadi permasalahan. Karenanya pemerintah wajib menjaga ketersediaan barang.

Hal ini pula yang mendasari Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman mendatangi PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) Cabang Tanjungpandan pada Selasa (29/3).

Selain Gubernur Erzaldi, pertemuan ini dihadiri oleh Danlanud, KSOP Pelabuhan Tanjungpandan Anggita, General Manager PT Pelindo persero Regional 2 Tanjungpandan Hambar Wiyadi, perusahaan pelayanan, distribusi, penyiapan jasa, dan bongkar muat.

GM PT Pelindo Hambar, menyerahkan laporan Line Up Realisasi Posisi Tambat Kapal. Laporan ini diperbarui setiap minggu dan dievaluasi setiap 2 minggu sekali.

Meskipun keterlambatan sudah mengalami pengurangan drastis karena adanya penataan kapal penyandaran kapal.

Namun, masih terdapat beberapa keterlambatan karena faktor cuaca dan pekerjaan tidak sesuai dengan kinerja yang ditetapkan.

"Baru saja Pak Hambar menyerahkan laporan, sekarang tolong untuk perusahaan yang masih mengalami keterlambatan jelaskan apa hambatannya, kita koreksi bersama-sama, kita diskusikan di sini," ungkap Gubernur Erzaldi.

Dari salah satu perusahaan bongkar muat diketahui bahwa, keterlambatan terjadi karena adanya batas operasional gudang. Pukul 17.00, gudang sudah tutup sehingga aktivitas bongkar muat tidak bisa dilanjutkan.

"Ini perusahaan yang sama dengan di Pangkalpinang. Beri saya kontaknya. Saya akan komunikasikan. Biar saya yang ngomong ke pemilik gudang. Gudang ini harus buka sampai malam, bukan berarti menambah jam kerja dari pekerjanya dan menambah gaji pegawai. Tapi kalau perusahaan bisa mengatur shift pekerja, saya rasa ini bukan menjadi masalah. Kalau hal seperti ini tidak bisa diatur, maka bisa terjadi pembengkakan di pelabuhan. Ini yang menyebabkan harga-harga naik, saya tidak mau ini terjadi," tegas Gubernur Erzladi.

Kemudian dari perusahaan lain mengungkapkan, keterlambatan ini terjadi karena faktor cuaca sehingga kapal belum bisa bersandar.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved