Breaking News:

Advertorial

SPPBE Terbesar Diresmikan, Elpiji di Belitung Aman

SPPBE PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa (BISS) yang bertempat di Jalan Pelabuhan Angan, Juru Seberang diresmikan.

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: Tedja Pramana
Diskominfo Babel
Acara peresmian Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa (BISS) di Jalan Pelabuhan Angan, Juru Seberang, Tanjungpandan, Belitung, yang diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman, Selasa (29/3/2022). 

BANGKAPOS.COM - Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Bukit Intan Sejahtera Sentosa (BISS) yang bertempat di Jalan Pelabuhan Angan, Juru Seberang, Tanjungpandan, Belitung, akhirnya diresmikan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman pada Selasa (29/3/2022).

Dikisahkan langsung oleh Direktur SPPBE PT BISS, Welly Candra, SPPBE ini digagas olehnya bersama almarhum ayahanda pada tahun 2017, yang mana saat itu kelangkaan gas elpiji 3 kg sering terjadi di Pulau Belitung.

Belum lagi, kelangkaan inilah yang membuat harganya menjadi cukup mahal.

"SPPBE ini dibangun agar warga Pulau Belitung bisa mendapatkan gas elpiji 3 kg dengan mudah, dan harga yang layak," ujar Welly.

Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Belitung, H MZ Hendra Caya dan Staf Ahli Bupati Belitung Timur, Erna.

Diakui mereka, di Belitung khususnya Tanjungpandan tak jarang mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg, terutama jika sudah memasuki hari-hari besar, seperti ramadan.

"Dengan dibangunnya SPPBE ini, menjadi cara jitu untuk meminimalisir keluhan masyarakat Pulau Belitung, terutama di Kabupaten Belitung Timur yang seringkali mengalami keterlambatan datangnya gas ini, sehingga menyebabkan kelangkaan," kata Erna.

Gubernur Erzaldi menyebutkan bahwa kapasitas yang dibangun SPPBE BISS ini cukup besar, yakni 450 Metrik Ton (MT).

Dengan kapasitas itu, lanjut orang nomor satu di Babel ini, SPPBE BISS menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia.

"Jarang ada SPPBE yang membangun dengan kapasitas sebesar ini. Nah, dengan ini artinya bisa memenuhi kebutuhan elpiji di Pulau Belitung selama 25 hari. Di mana kalau dulu, ketersediaan gas elpiji 3 kg ini hanya bertahan sampai 6 hari saja," ujar gubernur.

Setelah itu, Gubernur Erzaldi pun meninjau ke lokasi untuk mengetahui langsung proses pengisian gas elpiji 3 kg, hingga melihat langsung kapal pengangkut elpiji. Dikatakan, dengan adanya kapal ini, maka hanya butuh waktu 3 hari saja.

"Kalau bisa ini segera dilanjutkan kontrak dengan Pertamina. Intinya, jangan sampai masyarakat Belitung marah, terutama emak-emak," pesan Gubernur Erzaldi.

Acara ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Babel, General Manager Pelindo, Kepala Desa Juru Seberang, dan tokoh masyarakat Juru Seberang. (*)

Penulis: Intan Pitaloka
Foto: Fajar
Editor: Rangga

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved