Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangka Barat

ABK MT Sinar Mandalika Ditemukan Meninggal Dunia di Kapal

Bagus Reski Juawan (33), Anak Buah Kapal (ABK) TM Sinar Mandalika yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kapal. 

Tayang:
bangkapos.com
Evakuasi jenazah ABK MT Sinar Mandalika oleh tim gabungan di perairan Muntok, Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kamis (31/03/2022). (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA - Gunakan dua kapal speedboat dan satu perahu karet tim gabungan melakukan evakuasi terhadap, Bagus Reski Juawan (33), Anak Buah Kapal (ABK) TM Sinar Mandalika yang ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kapal. 

 

Berjarak sekitar 1 mil dari Pelabuhan Tanjungkalian Muntok, tim terdiri dari Pos TNI AL Muntok, Satpolair Polres Bangka Barat dan Basarnas melakukan evakuasi pada pukul 09.00 dan membawa jenazah yang terbungkus dalam kantong jenazah menuju RSUD Sejiran Setason. 


Sebelumnya diketahui MT Sinar Mandalika mengangkut RDP Kernel Oli, berangkat dari Pelabuhan Balikpapan, Kalimantan Timur menuju Pelabuhan Lubuk Gaung Dumai Provinsi Riau.  


Wandapos AL Muntok, Peltu Tampubolon saat dikonfirmasi pun membeberkan terkait kronologi ditemukannya jenazah Bagus Reski Juawan yang merupakan warga Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur setelah kapal tanker tersebut sudah berlayar sejak Jumat (25/03/2022) lalu. 


"Jadi kemarin pukul 19.30 nakhoda bersama perwira kapal membuka pintu kamar Masinis 4 yakni Bagus Reski, lalu mendapati almarhum sudah meninggal dunia dalam keadaan baring di atas tempat tidur," ujar Peltu Tampubolon, Kamis (31/03/2022). 


Lebih lanjut dikarenakan kondisi darurat, pihak MT Sinar Mandalika pun merapat ke perairan Muntok guna melakukan evakuasi terhadap jenazah Bagus Reski Juawan. 


Sementara itu dari rilis pihak MT Sinar Mandalika, Nakhoda Kapal Capt Yulius Parinding mengungkapkan sebelumnya Bagus Reski Juawan sudah dalam kondisi sedang sakit. 


"Mualim 2 memberikan obat ke masinis 4 karena sakit meriang, sesuai informasi dari masinis 3 dan mengecek kondisi masinis 4 di kamar," ucap Capt Yulius Parinding. 


Namun saat hendak masuk kamar, pintu kamar  Bagus Reski dalam posisi terkunci bahkan sempat mengetuk pintu sekitar 10 menit namun tak ada jawaban dari Bagus. 


"Mualim 2 berinisiatif untuk membuka kamar menggunakan master key, saat dibuka ditemukan dalam kondisi tertidur. Mualim 2 dan masinis 3 mencoba membangunkan tetapi  tidak ada respon dam ditemukan tubuh dalam kondisi meninggal dunia," katanya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

 

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved