Breaking News:

Advertorial

Melati Erzaldi Katakan 50 Tahun Gerakan PKK 'Istimewa'

Tema Peringatan Hari Kesatuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) ke-50 Tahun 2022 ini adalah "50 Tahun Gerakan PKK Berbakt

Penulis: iklan bangkapos | Editor: Tedja Pramana
Diskominfo Babel
Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi 

BANGKAPOS.COM - Tema Peringatan Hari Kesatuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) ke-50 Tahun 2022 ini adalah "50 Tahun Gerakan PKK Berbakti untuk Bangsa, Berbagi untuk Sesama", tema ini harus melekat dalam hati sanubari sebagai keluarga besar gerakan PKK.

Tema ini juga harus menjadi tekad kita bersama bahwa kita ingin mendedikasikan semua pengabdian dan kiprahnya gerakan PKK dalam ikut serta memajukan dan mensejahterakan masyarakat yang berarti juga untuk kemajuan negara dan bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi saat membacakan sambutan Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat pada peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-50 Tahun 2022, di Halaman Kantor Gubernur Babel, Kamis (31/3).

Peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK yang ke-50 kali ini dikatakan Ketua Melati menjadi sangat istimewa, karena hari ini merupakan peringatan tahun emas gerakan PKK di Indonesia.

"Melalui peringatan Hari Kesatuan Gerak PKK kali ini, saya menginginkan agar gerakan PKK kembali pada ruhnya, yaitu sebagai gerakan masyarakat untuk pemberdayaan keluarga. Artinya apa? Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita keluargalah juga yang harus kita berdayakan karena keluarga merupakan unit terkecil masyarakat. Sehingga apabila keluarga-keluarga di Indonesia dapat kita berdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya, maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan," jelasnya.

Sesuai dengan tema tersebut, Ketua Melati menyampaikan dua hal pokok kepada segenap jajaran tim penggerak PKK, para kader PKK, dan kader dasawisma yaitu, pertama jiwa kerelawanan gerakan PKK menjadi dasar bagi bakti PKK untuk bangsa; kedua, berbagi untuk sesama dan saling membantu merupakan inti program gerakan PKK.

"Selain itu, momentum peringatan HKG-PKK kali ini, juga harus mampu kita daya gunakan sebagai media untuk mawas diri secara kelembagaan dan melakukan evaluasi dalam program. Untuk melakukan hal itu, sudah ada instrumen manajemen kelembagaan dan program sebagaimana disepakati bersama dalam forum rapat kerja nasional atau rakernas ke-IX PKK tahun 2021," ujarnya.

Ketua Melati mengatakan, dirinya senantiasa mendorong agar ada nuansa pembaharuan dalam gerakan PKK, jangan monoton dan harus ada keselarasan gerak dengan kebijakan pemerintah.

Oleh karena itulah, ia mengharapkan agar momentum peringatan HKG-PKK ke-50 Tahun 2022 ini menjadi titik tolak untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga dalam arti luas.

"Gerakan PKK, semangat yang menggelora itu harus senantiasa kita miliki karena tim TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus haruslah mampu dengan kebijakan program pemerintah. Pola pendekatan penggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas TP PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya oleh karena itu pula maka gerakan PKK sesungguhnya merupakan potensi pembangunan bagi bangsa Indonesia," katanya.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved