Breaking News:

Tokonft Berhasil Digunakan dalam Event Pertama yang Menggunakan Teknologi Metaverse

Toko NFT berhasil digunakan dalam event pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi metaverse, yaitu dalam acara HIPMI DIGITAL FEST 2022

Editor: Teddy Malaka
istimewa
Mardani H Maming - Toko NFT 

BANGKAPOS.COM – Toko NFT berhasil digunakan dalam event pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi metaverse, yaitu dalam acara HIPMI DIGITAL FEST 2022; DigitalIndustry From Survival to Revival, Rabu (30/03/2022).

Diketahui, Toko NFT atau dengan kode $TKN adalah projek kripto dari Indonesia yang telah launching pada Desember tahun lalu dan memiliki utilitas NFT marketplace dan metaverse.

Teknologi metaverse dari Toko NFT tersebut dicoba oleh Ketua Umum BPP HIPMI periode 2019-2022, Mardani H Maming saat menyapa dan memberi sambutannya di ruang zoom karena berhalangan hadir.

“Mohon maaf saya tidak bisa hadir secara fisik melainkan saya menyapa dengan teknologi metaverse yang bersinergi dengan Toko NFT. Inilah masa depan kita dapat merasakan sensasi berada di mana saja, bertemu dengan siapa saja dan berada di tempat yang kita mau,” ucap Mardani H Maming melalui rilis yang diterima bangkapos.com.

Acara HIPMI DIGITAL FEST 2022 tersebut diisi oleh ketua Hipmi Digital Academy, Anthony Leong, Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol. Asep Edi Suheri, Direktur BCA Haryanto Tiara Budiman, Ketum BPP Hipmi Marimping dan CEO Toko NFT Agung Sadega.

Pada kesempatan lain, CEO TokoNFT mempresentasikan mengenai metaverse dan TokoNFT itu sendiri.

“Melihat perkembangan dunia digital, kami dari TokoNFT telah membuat sebuah NFT marketplace dan metaverse yang dapat menjadi sebuah tempat untuk berinteraksi sosial secara online dengan pengalaman baru dan lebih luas seperti menyapa langsung dengan gestur, ekspresi, mimik dan melakukan transaksi untuk asset digital dan real asset.” jelas Agung Sadega.

Agung Sadega melanjutkan dengan metaverse, transaksi di sana memiiki fungsi kepemilikan asset digital yang tidak bisa dihapus atau diedit karena kepemilikan asset tersebut disimpan dalam blockchain.

“Di Toko NFT juga kita bisa melakukan kegiatan seperti meeting online, gathering atau mengadakan event konser musik dan memiliki galeri art. Jadi, di TokoNFT seniman bisa menjual karya mereka dengan pasar yang lebih luas.” lanjut Agung Sadega.(*)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved