Breaking News:

Berita Kriminal

Wow ! Perempuan Muda Ini Pasang Tarif Rp1 Juta Buat Sekali Kencan di Hotel, Begini Kisahnya  

Perempuan muda ini pasang tarif Rp1 Juta buat sekali kencan di hotel. Kedoknya terbongkar, mucikari pun ditangkap, Begini Kisahnya.  

Editor: Fery Laskari
istimewa
MD dan SM bersama tim Buser Naga Polres Pangkalpinang usai diamankan di sebuah hotel di Kota Pangkalpinang. (Ist/Polres Pangkalpinang) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA  -- Tim Buruh Sergap (Buser) Naga Polres Pangkalpinang, Jumat (1/4/2022) berhasil mengamankan seorang terduga mucikari berinisial MD (19). Sedangkan SM (16) sebagai korban dari prostitusi anak di bawah umur. 


Kedua orang tersebut merupakan warga Kota Pangkalpinang, kasus tersebut berawal adanya informasi yang diterima warga pada Senin (21/03/2022) lalu di sebuah hotel di Pangkalpinang yang menyebutkan di hotel ini kerap dijadikan tempat transaksi prostitusi.


Mendapat informasi sekitar Pukul 22.00 WIB, anggota Buser Naga yang dipimpin Kanit langsung menuju hotel dan melakukan penyelidikan serta pengintaian di lokasi tersebut.


"Kami mendapatkan informasi bahwa hotel yang kerap dijadikan tempat prostitusi terselubung, anggota bisa menyebar disekitar lokasi dan mobil yang kita curigai yang membawa mucikari dan korban," kata Aipda Rudi Kiai, Jumat (1/4/2022).


Setelah menunggu waktu cukup lama, akhirnya Tim Buser Naga melihat mobil yang dicurigai berhenti di depan hotel tersebut. "Kami langsung amankan mobil untuk mengantisipasi mucikari melarikan diri dengan menggunakan mobil, sementara anggota lain langsung menuju lantai empat menggrebek target kita," ujarnya


Selanjutnya target berhasil diamankan saat sedang berada di sebuah kamar di lantai empat hotel tersebut, saat hendak diamankan mucikari sempat berdalih hanya untuk bertemu dengan seseorang usai membeli makanan. "Kami kesini mau ketemu teman, usai membeli makanan," jawab MD, yang diduga mucikari itu.


Anggota melakukan interogasi yang lebih mendalam, namun akhirnya MD menerima pesanan dari seorang tamu yang membutuhkan layanan seks di hotel tersebut.


Sedangkan SM (16) korban MD mucikari mengatakan baru satu tahun menjadi wanita penghibur laki-laki hidung belang, lantaran desakan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Kurang lebih satu tahun yang lalu, saat sekolah tidak tatap muka (daring), saya lebih memilih berhenti dan dulu sering dikirim uang oleh ibu yang tinggal di luar Pulau Bangka untuk kebutuhan sehari-hari," kata wanita muda berinisial SM ini.


SM juga menjelaskan tidak sembarangan menerima tamu, untuk dilayani seks karena memasang tarif satu juta sekali kencan. "Saya pasang tarif satu juta, jadi mengincar bos-bos dan tidak sembarang untuk melakukan transaksi karena sekali layanan tidak ada tawar menawar," kata perempuan usia bawah umur ini.


Sementara Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP M Adi Putra, Jumat (1/4/2022) menyatakan, terkait penangkapan pelaku. "Tim buser Naga berhasil mengamakan satu orang mucikari dan satu orang korban anak dibawah umur di salah satu hotel, tepatnya di kawasan Sudirman dalam," kata Kasat.


"Modusnya melalui pesan WhatsApp, selanjutnya dilakukan transfer uang ke rekening yang telah ditentukan oleh mucikari tersebut, saat ini MD sudah diamankan di Polres Pangkalpinang untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut," tambahnya


Diketahui MD menawarkan seorang wanita berinisal SM  tarif Rp1 juta, sebagai tanda jadi MD meminta uang muka sebesar Rp300 ribu yang ditransfer kepada seseorang berinisial LE melalui rekening sebuah bank swasta. ( Bangkapos.com/Adi Saputra)

 

 

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved