Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Satgas Covid-19 Babel Sampaikan Arahan Soal Tarawih di Masjid, Tetap Pakai Masker dan Jaga Kesehatan

Sama halnya, apabila nanti menjelang Idulfitri atau Lebaran. Warga diperbolehkan untuk ke pasar dan berbelanja, namun tetap harus menerapkan prokes.

Penulis: Riki Pratama |
Bangkapos.com/Riki Pratama
Sekretaris, Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung, Mikron Antariksa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah telah memperbolehkan pelaksanaan salat tarawih dengan merapatkan saf salat berjemaah di luar rumah pada Ramadan 2022.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, pihaknya akan mempersiapkan petugas guna memantau pelaksanaan salat tarawih di Provinsi Bangka Belitung dalam bulan Ramadan.

Ia menegaskan, protokol kesehatan harus tetap dipatuhi oleh warga yang ingin melaksanakan salat berjemaah di masjid.

"Masker tetap dipakai dan jaga kesehatan, agar yang sakit untuk tidak melaksanakan salat di masjid, namun cukup di rumah. Mari selalu jaga kesehatan kita. Arahan dari pusat, apabila kita bisa dapat melandai setelah Idulfitri ini kita akan memasuki peralihan ke endemi," kata Mikron kepada Bangkapos.com, Sabtu (2/4/2022).

Satgas Covid-19 akan memonitor dan menyiapkan petugas yang akan turun ke lapangan.

"Mereka melihat aktivitasnya. Kemudian, sebelumnya juga kami akan memberikan surat ke pengurus masjid tersebut terkait peraturan dalam salat tarawih berdasarkan anjuran pemerintah," lanjutnya.

Aturan dalam melaksanan salat terawih, sifatnya hanya imbauan dan tidak ada sanksi apabila melanggarnya.

"Apabila ingin melaksnan ibadah di luar rumah harus mematuhi prokes. Aturan ini berlaku di semua masjid dari kabupaten hingga kecamatan. Dan berdasarkan surat edaran hanya himbauan untuk dapat melaksanakan kebijakan tersebut," kata Mikron.

Selain itu, dia menjelaskan, kasus positif Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung masih terus bertambah hingga saat ini, sehingga diperlukan langkah penanganan dan pencegahan penyebaranya.

Sama halnya, apabila nanti menjelang Idulfitri atau Lebaran. Warga diperbolehkan untuk ke pasar dan berbelanja, namun tetap harus menerapkan protokol kesehatan.

Masyarakat dipersilakan berbelanja asalkan mengikuti kaidah, seperti menggunakan masker sesuai dengan protokol kesehatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Provinsi Bangka Belitung.

"Masyarakat silakan berbelanja, tetapi harus mengikuti, kemudian satgas gencar melakukan operasi yustisi untuk pendisiplinan di setiap pusat perbelanjaan," jelas Mikron.

Dia mengakui keinginan masyarakat yang ingin berbelanja untuk memenuhi kebutuhan Lebaran tak dapat dibendung.

"Penegakan disiplin operasi yustisi masih bersifat sosialisasi dan imbauan. Kemudian di Kota Pangkalpinang, kemarin juga mal mulai ramai, BTC, dan harus terus diingatkan untuk penerapan prokesnya," terangnya. ( Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved