Ramadhan
Puasa Bermanfaat Baik bagi Kesehatan, Ini 5 Tips agar Puasa Ramadan Lancar dan Tubuh Tetap Sehat
Namun dia mengingatkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada awal berpuasa, sebab masih dalam proses adaptasi.
Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Seluruh umat Islam saat ini mulai menjalankan ibadah puasa Ramadan 1443 Hijriah.
Selain memperoleh pahala, puasa juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh.
Dokter Umum Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Pangkalpinang, dr Riza Jayanti, memberikan tips agar puasa kuat pada bulan Ramadan ini.
"Puasa ini mengembalikan kinerja organ kembali normal dengan detoksifikasi setelah 30 hari sehingga kondisi tubuh jadi lebih sehat," kata dr Riza kepada Bangkapos.com, Minggu (3/4/2022).
Dia menjelaskan, manfaat berpuasa bisa mengendalikan kolesterol buruk, mengurangi nafsu makan, detoks sebulan penuh dan meningkatkan mood, serta mental.
"Puasa ini juga bisa menjadi cara untuk refresh otak, meningkatkan perkembangan dan pertumbuhan sel-sel baru dalam tubuh. Dengan demikian, respons otak akan semakin tajam. Puasa dapat membuat otak lebih tahan terhadap stres, mampu beradaptasi dengan perubahan, meningkatkan mood, ingatan, serta kemampuan belajar," jelasnya..
Namun dia mengingatkan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada awal berpuasa, sebab masih dalam proses adaptasi.
"Saat berpuasa, kita tidak boleh lupa bahwa asupan tubuh harus diperhatikan. Kita harus memperbanyak konsumsi cairan dan makanan berserat saat sahur dan berbuka puasa. Selain itu, saat berbuka puasa, harus bijak memilih makanan. Kita biasa cenderung banyak keinginan saat berbuka, maka cerdaslah memilih agar tubuh tetap sehat dan puasa lancar," bebernya.
Dia menambahkan, jangan menunda waktu sahur dan berbuka puasa.
dr Riza pun memberikan 5 tips agar puasa lancar dan tubuh tetap sehat, yakni :
1. Istirahat dan tidur yang cukup. Tentu ini sangat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Bila kurang tidur, akan berakibat kepada kondisi tubuh yang bisa saja menjadi kurang fit.
2. Mengatur hidrasi cairan. Untuk asupan cairan, anda perlu mengonsumsi setidaknya 1-2 gelas sekaligus antara buka puasa dan sahur.
Kurangi minuman berkafein di malam hari dan tambah asupan cairan dengan sup, buah-buahan dan sayuran yang kaya air, seperti mentimun dan semangka.
3. Makan makanan sehat dan bergizi. Ini penting menjadi perhatian. Cukupi asupan karbohidrat, protein, vitamin dan mineral untuk tubuh.
4. Lebih banyak untuk melakukan kegiatan pada pagi hari sebagai cadangan energi.
5. Jangan lupa berolahraga. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/20220403-Dokter-Umum-KKP-Pangkalpinang-dr-Riza-Jayanti.jpg)