Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Ini Pentingnya Asupan Gizi Seimbang Saat Buka dan Sahur Selama Ramadan

Selama menjalankan ibadah puasa kita harus tetap menjaga asupan gizi seimbang selama bulan Ramadan.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Ilustrasi makanan untuk berbuka puasa. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Selama menjalankan ibadah puasa kita harus tetap menjaga asupan gizi seimbang selama bulan Ramadan, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi individu.

Dosen Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang Karina Dwi Handini menyebut, setiap orang rata-rata memiliki kebutuhan gizi perhari sebanyak 1500 – 2000 Kalori  menyesuaikan berat dan tinggi badan seseorang.

Kata Karina, kebutuhan gizi tersebut meliputi kebutuhan karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral yang harus terpenuhi melalui 2x waktu makan yaitu pada saat sahur dan berbuka.

"Asupan makan yang perlu diperhatikan saat makan sahur dan berbuka bukanlah jumlahnya yang banyak, melainkan cukup, sesuai kebutuhan dengan memperhatikan pemilihan jenis bahan makanan," jelas Karina kepada Bangkapos.com, Senin (4/4/2022).

Menurutnya, karena jumlah asupan makan yang banyak pada saat sahur dan berbuka tidak menjamin seseorang menjadi lebih segar saat berpuasa dan setelahnya.

"Prinsip pemilihan bahan makanan pada sahur dan berbuka diantarnya memilih bahan makanan mengandung karbohidrat kompleks, tinggi protein, lemak sehat dan tinggi serat. Bahan makanan ini akan memberikan efek kenyang yang lebih lama karena membutuhkan waktu cerna yang juga lebih lama. Karbohidrat kompleks dapat diperoleh dari ubi, kentang, jagung, dan nasi merah," ungkap Karina.

Dia mengatakan, untuk sumber tinggi protein dan lemak baik memberikan tenaga dapat diperoleh dari kacang-kacangan, tahu, tempe, maupun telur, ikan dan ayam. Sedangkan untuk tinggi serat dapat diperoleh dari sayur dan buah-buahan.

"Untuk makan sahur, sebaiknya bangun 30 menit sebelum makan sahur agar lambung dapat menyiapkan diri untuk menerima dan mencerna makanan. Selain itu, sebelum makan, ada baiknya minum segelas air," saran Karina

Sedangkan untuk berbuka, ia menyarankan awali dengan makan makanan yang lembut dan manis. Berikan jeda waktu 15-30 menit sebelum mengkonsumi menu utama.

"Sambil menunggu, dapat menunaikan ibadah sholat maghrib sebelum makan besar. Hal ini kembali dilakukan untuk memberikan waktu pada organ pencernaan agar dapat menyiapkan diri untuk mencerna makanan," ucapnya.

Ia juga mengingatkan untuk jangan makan terburu-buru dan terlalu banyak pada satu waktu makan. Dan hindari makanan yang mengandung gula, garam, dan lemak yang terlalu tinggi dan makanan berminyak.

"Jangan lupa juga untuk menjaga kebutuhan cairan selama  berpuasa. Kebutuhan minum 8 gelas per hari dapat dipenuhi dengan cara minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas pada waktu berbuka, 2 gelas setelah sholat tarawih dan 2 gelas sebelum tidur," saran Karina.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved