Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Pasar Ramadan Musiman di Pangkalpinang Ramai Diburu Masyarakat, Belum Magrib Dagangan Habis Terjual

ari kedua Ramadan, Senin (4/4/2022) Pasar Ramadan musiman yang menyediakan aneka macam kudapan berbuka puasa.

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Pasar Ramadan di Jalan Masjid Jamik Kota Pangkalpinang, Senin (4/4/2022) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari kedua Ramadan, Senin (4/4/2022) Pasar Ramadan musiman yang menyediakan aneka macam kudapan berbuka puasa ramai dikunjungi masyarakat Kota Pangkalpinang.

Seperti Pasar Ramadan di Jalan Masjid Jamik, kawasan ini memang menjadi langganan penjualan kudapan berbuka puasa.

Mulai dari lemang makanan khas Padang dengan lapisan bambu, aneka bubur kolak, bermacam-macam kue, cincau, es campur, dan banyak lagi.

Diakui penjual antusias masyarakat dua hari puasa ini sangat luar biasa. Bahkan belum sampai waktu magrib dagangan sudah habis.

Baca juga: Pemancing Terkejut Tiba-Tiba Buaya Besar Muncul saat Memancing di Pantai Olipier Belitung Timur

Baca juga: Bulan Ramadan, Sejumlah Manusia Gerobak Mangkal di Simpang Tujuh, Ini Kata Dinsos Pangkalpinang.

Seperti disebutkan Rudi penjual lemang khas Padang, dari rumah ia membawa sebanyak 60 batang lemang pukul 16.00 WIB sudah habis diburu pembeli.

"Kalau tahun ini sudah  alhamdulillah kemarin jam 4 sore sudah abis, bawanya memang cuma 60. Hari ini tinggal 2 ini lah bawanya 60 juga," kata Rudi kepada Bangkapos.com, Senin (4/4/2022).

Pasar Ramadan di Jalan Masjid Jamik Kota Pangkalpinang, Senin (4/4/2022)
Pasar Ramadan di Jalan Masjid Jamik Kota Pangkalpinang, Senin (4/4/2022) (Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Diakui Rudi, antusias pembeli biasanya memang terjadi diawal-awal Ramadan, dan nanti akan kendur sendirinya dipertengahan.

"Kami lah bertahun-tahun jualan lemang ini lah, alhamdulillah setiap Ramadan selalu laku," sebutnya.

Serupa dengan Rudi, Eki penjual cincau dikawasan tersebut juga mengakui hal yang sama. Bahkan tepat dibelakangnya sudah ada tumpukan-tumpukan tempat cincau yang kosong tak lagi berisi.

"Biasa gini lah misal awal-awal Ramadan, nanti dipertengahan sepi. Tapi alhamdulillah lumayan untuk beli baju raya," kata Eki.

Baca juga: Empat Hari Buron, Disela Pelariannya Resivis Ini Nekat Curi Uang Dolar di Rumah Anggota TNI

Eki menyebut, dua hari ini ia membawa 15 balok cincau dan selalu habis dibeli.

"Kemaren bawa 15 jam 5 lah abis, kalau ni masih sisa 3 ni lah," ungkapnya.

Pembeli yang ramai, bahkan memperkirakan kendaraan dipinggir jalan begitu saja, hal ini membuat pihak kepolisian juga ikut serta dalam mengatur lalu lintas di kawasan tersebut.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved