Breaking News:

Ramadhan

Waktu Mustajab untuk Berdoa di Bulan Ramadan

Kemudian yang kedua, waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT adalah tatkala menjelang berbuka puasa.

Editor: Novita
Dokumentasi Bangka Pos
Ustaz H Muhammad Kurnia Lc MAg 

Oleh :  Ustaz H Muhammad Kurnia, Lc MAg

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kita berada di bulan Ramadan, bulan yang mendapat gelar sayyidus suhur yang artinya penghulu atau pemimpin dari segala bulan yang ada di hadapan kita.

Bulan Ramadan menjadi pemimpin dari pada bulan-bulan yang lain. Jawabannya, karena berbagai macam keistimewaan dan keutamaan telah Allah SWT berikan kepada bulan Ramadan.

Satu di antara keistimewaan bulan Ramadan adalah tatkala berdoa kepada Allah SWT, maka doa kita adalah doa yang mustajab di hadapan Allah SWT.

Berbicara tentang doa yang mustajab, satu hal yang perlu diperhatikan. Yaitu bagaimana memilih waktu yang menjadikan doa tersebut dikabulkan oleh Allah SWT.

Ada dua waktu yang istimewa saat bermunajat kepada Allah SWT. Pertama, sebelum melaksanakan sahur. Ini merupakan waktu pertama yang mustajab untuk memanjatkan doa-doa kita kepada Allah SWT. Karena di waktu sahur, Rasulullah SAW menyampaikan bahwasanya di dalam sahur itu ada keberkahan dari Allah SWT.

Maka keberkahan yang dimaksud adalah doa kita nilainya mustajab di hadapan Allah SWT.

Dalam satu Hadis Qudsi, Allah SWT telah berjanji karena bertepatan waktu sahur itu adalah waktu di sepertiga malam, maka ada tiga janji Allah SWT.

Pertama, seandainya di sepertiga malam ada hamba-hamba-Ku yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan kabulkan doa-doa tersebut. Yang kedua, seandainya di sepertiga malam ada hamba-hamba-Ku yang minta kepada-Ku, kata Allah SWT, maka akan dikabulkan permintaan mereka.

Kalau seandainya di sepertiga malam ada hamba-hamba-Ku yang datang minta ampun kepada Aku, kata Allah SWT, maka Aku akan memberikan ampunan kepada dirinya.

Maka, ini menjadi waktu pertama yang menjadikan doa-doa kita mustajab, dikabulkan oleh Allah SWT, yaitu di waktu sahur.

Kemudian yang kedua, waktu mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT adalah tatkala menjelang berbuka puasa.

Satu kebiasaan yang tidak baik barangkali dalam kebiasaan hidup di Indonesia ini adalah ketika berbuka puasa, yang kita fokuskan adalah tentang makanan dan minuman.

Padahal sebelum berbuka puasa, ada waktu yang mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Maka tradisi orang-orang di Mesir dulu, jika berbuka puasa tidak pernah fokus kepada makanan dan minuman. Ketika berbuka puasa, di atas meja makannya tidak banyak hidangan makanan dan minuman.

Tapi mereka punya kebiasaan, jika menjelang berbuka puasa, dikumpulkan semua keluarganya, anak-anaknya, cucunya. Kemudian mereka bermunajat kepada Allah SWT, sebab orang yang berpuasa, doa-doanya akan dikabulkan oleh Allah SWT.

Karena kata Nabi, ada tiga golongan orang yang doanya tidak akan ditolak oleh Allah SWT. Yang pertama, doa pemimpin yang adil. Yang kedua, doa orang terzalimi dan teraniaya, serta yang ketiga, doa orang-orang yang berpuasa.

Di mana pun anda berada, saya mengajak di waktu istimewa ini, ketika sahur dan ketika berbuka puasa, ini adalah waktu yang mustajab untuk berdoa kepada Allah SWT. Sehingga jangan sia-siakan kesempatan apa yang menjadi hajat, apa yang menjadi permintaan kita..

Di bulan Ramadan yang mulia ini, segala doa akan diijabah Allah SWT. Pun kalau seandainya doa kita belum diijabah oleh Allah SWT, maka jangan pernah berburuk sangka kepada Allah SWT. Karena Allah Maha Mengetahui kapan kiranya doa itu akan diijabah oleh Allah SWT. ( Bangkapos.com/Akhmad Rifqi Ramadhani)

Sumber: bangkapos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved